Sate Blengong Khas Brebes, Perpaduan Itik dan Entok yang Jadi Ikon Kuliner

BREBES, Warta Brebes — Selain telur asin, Brebes juga punya satu kuliner khas yang menjadi buruan penikmat kuliner. Jawabannya, Sate blengong makanan khas Brebes itu.

Dari namanya, Sate Blengong sudah pasti berasal dari daging blengong, yaitu unggas hasil persilangan antara itik dan entok. Sate ini menawarkan rasa gurih dengan tekstur daging yang unik, berbeda dari sate ayam atau kambing pada umumnya.

Apa Itu Blengong?

Blengong adalah unggas hasil kawin silang antara itik dan entok yang mudah menjumpainya di wilayah pesisir, termasuk Brebes.

Dari segi rasa, daging blengong cenderung lebih gurih dan tidak terlalu amis seperti sebagian daging bebek. Teksturnya juga lebih padat, sehingga terasa mantap saat menjadi sate.

Dari daging blengong, warga memanfaatkannya menjadi berbagai menu, dan salah satu yang paling populer adalah sate blengong.

Ciri Khas Rasa Sate Blengong Brebes

Sate blengong, sangat khas dengan bumbu rempah yang cukup kuat. Potongan daging dan lemak blengong terlebih dulu dimarinasi dalam bumbu, lalu bakar di atas bara hingga mengeluarkan aroma sedap dan sedikit gosong di bagian pinggirnya.

Soal rasa, sate blengong menawarkan perpaduan gurih, sedikit legit, dengan sensasi daging yang empuk namun tetap kenyal. Bagi yang belum terbiasa, rasanya mungkin terasa lebih “berkarakter” daripada sate ayam, tapi justru itu yang membuatnya istimewa.

Cara Penyajian: Bumbu Kacang atau Kecap Pedas

Di banyak warung di Brebes, sate blengong biasanya disajikan dengan dua gaya bumbu utama:

  • Bumbu kacang – Sate disiram bumbu kacang yang gurih dan sedikit manis, lalu ditambah kecap serta taburan bawang goreng.
  • Bumbu kecap pedas – Sate bakar dengan campuran kecap manis, irisan cabai rawit, bawang merah, dan kadang dengan tambahan sedikit perasan jeruk limau.

Sebagai pelengkap, sate blengong umumnya menjadi kudapan bersama lontong atau ketupat. Namanya kupat blengong. Cocok juga jadi lauk untuk nasi putih hangat. Sajian irisan timun dan bawang merah menambah kesegaran.

Suasana Menyantap Sate Blengong di Brebes

Menikmati sate blengong di Brebes punya sensasi tersendiri. Banyak penjual yang membuka lapak di pinggir jalan atau dekat pusat keramaian. Asap yang mengepul dari panggangan, suara tusuk sate bolak-balik, dan aroma daging yang terbakar pelan di atas bara, semuanya menambah selera makan.

Tak sedikit pemudik atau pelintas jalur Pantura yang sengaja berhenti hanya untuk mencicipi sate blengong, sebelum melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya.

Tips untuk yang Baru Pertama Kali Mencoba

Kalau kamu baru pertama kali mencicipi sate blengong, beberapa tips ini bisa membantu:

  • Mulai dengan porsi kecil dulu untuk mengenal rasa dan teksturnya.
  • Pilih tingkat kepedasan bumbu sesuai kemampuan, karena beberapa warung terkenal dengan sambalnya yang cukup pedas.
  • Lebih enak jika menyantapnya selagi panas, sesaat setelah dari panggangan.

Sate blengong adalah salah satu bukti bahwa Brebes punya kekayaan kuliner yang lebih luas dari sekadar telur asin. Perpaduan itik dan entok dengan bumbu rempah khas menjadikan sate ini punya karakter rasa yang kuat dan memorable

Kalau suatu saat kamu melintas Brebes, tak ada salahnya meluangkan waktu sejenak untuk mampir dan menikmati beberapa tusuk sate blengong langsung di tempat asalnya. (*)

Bagikan: