Kirab Harlah NU Brebes 2026: Ribuan Warga Tumpah Ruah, Hujan Mengiringi Perjalanan

BREBES, Warta Brebes— Kirab Harlah NU Brebes tahun 2026 menarik ribuan warga Nahdlatul Ulama dari berbagai kecamatan di Kabupaten Brebes, Rabu hingga Sabtu (28–31 Januari 2026). Warga mengikuti kirab kebangsaan ini sejak start di Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda, Kecamatan Sirampog, hingga puncak acara di Alun-alun Brebes, meski hujan turun di sejumlah titik.

Peserta kirab datang dari unsur pengurus NU, badan otonom, santri, hingga masyarakat umum. Mereka berjalan kaki mengarak dan mengiringi bendera NU sambil mengikuti rangkaian doa dan istighosah di setiap titik persinggahan.

Kirab Harlah NU Brebes Start dari Benda Sirampog

Kirab dimulai pada Rabu (28/1/2026) dari Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda, Kecamatan Sirampog. Sejak pagi, ribuan santri dan kader NU memadati halaman pondok dan ruas jalan tutrombongan.

Dari Sirampog, rombongan bergerak menuju Kecamatan Tonjong. Di wilayah ini, panitia menggelar istighosah dan menetapkan Tonjong sebagai lokasi bermalam pertama peserta kirab.

Ketua Panitia Harlah NU Kabupaten Brebes, H. Imam Royani, menegaskan kirab ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan konsolidasi warga NU lintas wilayah.

Rute Hari Kedua: Tonjong-Songgom-Ketanggungan

Pada Kamis (29/1/2026), Kirab Harlah NU Brebes melanjutkan perjalanan dari Tonjong menuju Kecamatan Songgom. Panitia melaksanakan serah terima bendera kirab di MA’arif 4 Songgom sebagai simbol estafet perjuangan organisasi.

Dari Songgom, rombongan bergerak ke arah barat menuju Kecamatan Larangan, sebelum akhirnya tiba di Gedung NU Kecamatan Ketanggungan. Di lokasi ini, panitia kembali menggelar istighosah dan menetapkan Ketanggungan sebagai titik bermalam kedua.

Warga di sepanjang rute menyambut kirab dengan antusias. Sejumlah masyarakat bergabung secara spontan dan ikut mengiringi rombongan.

Kirab Berlanjut ke Kersana dan Tanjung

Rangkaian Kirab Harlah NU Brebes berlanjut pada Jumat (30/1/2026). Dari Ketanggungan, rombongan bergerak menuju Kecamatan Kersana, lalu melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Al Bukhori, Kecamatan Tanjung.

Di Ponpes Al Bukhori, panitia menggelar Ijazah Kubro yang diikuti ratusan santri dan jamaah. Usai kegiatan tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Bulakamba untuk bermalam dan melaksanakan istighosah.

Puncak Harlah NU di Alun-alun Brebes

Kirab Harlah NU Brebes mencapai puncak pada Sabtu (31/1/2026). Dari Bulakamba, rombongan bergerak menuju Kecamatan Wanasari, sebelum akhirnya tiba di Alun-alun Brebes.

Di Alun-alun Brebes, panitia menggelar Istighosah Akbar sebagai penutup rangkaian Harlah NU tingkat Kabupaten Brebes. Ribuan warga diperkirakan menghadiri acara puncak tersebut.

Panitia Kirab mengimbau seluruh Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) yang tidak dilalui langsung oleh rute kirab agar merapat ke wilayah terdekat.

Imbauan ini bertujuan memperluas partisipasi warga NU sekaligus memperkuat kebersamaan dalam peringatan Harlah NU tahun ini.

Hujan Mengiringi Kirab, Warga Nilai sebagai Berkah

Hujan turun di sejumlah titik sepanjang pelaksanaan Kirab Harlah NU Brebes. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat peserta. Warga justru memaknai hujan sebagai berkah dan rahmat dalam perjalanan spiritual dan kebangsaan.

Kirab ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum sosial yang memperlihatkan kuatnya jejaring NU di Kabupaten Brebes. (*)

Bagikan: