BREBES, Warta Brebes– Juwita Asmara resmi menjabat Kepala DPMPTSP Kabupaten Brebes di tengah momentum penting. Realisasi investasi Brebes 2025 menembus Rp2,39 triliun, melampaui target nasional. Capaian ini menjadi titik awal sekaligus ujian kepemimpinan Juwita dalam menjaga kepercayaan investor dan mempercepat reformasi layanan perizinan.
Pelantikan Juwita oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma di Pendopo Brebes, Kamis (5/1/2026), menandai transisi strategis di sektor investasi. Pemerintah daerah kini menuntut konsistensi kinerja, bukan sekadar keberlanjutan administratif.
Momentum Investasi Jadi Ukuran Awal
Data Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan Brebes mencatat Rp2,39 triliun realisasi investasi sepanjang 2025. Angka ini melampaui target Rp2,1 triliun dan menempatkan Brebes sebagai kantong investasi penting di Pantura Jawa Tengah.
Kinerja tersebut lahir dari kombinasi sektor industri pengolahan, tekstil, dan agroindustri. Pemerintah pusat bahkan memberikan apresiasi melalui Investment Challenge Jawa Tengah 2025, di mana Brebes meraih peringkat tiga dengan komitmen investasi sekitar Rp50 miliar.
Capaian ini menjadi baseline kinerja yang kini melekat pada kepemimpinan Juwita Asmara.
Dari Angka ke Pengalaman Pelaku Usaha
Uji kepemimpinan Juwita tidak berhenti pada capaian statistik. Tantangan berikutnya terletak pada pengalaman riil pelaku usaha saat mengurus perizinan. Dunia usaha menuntut proses yang ringkas, kepastian waktu, dan komunikasi yang jelas.
Bupati Paramitha Widya Kusuma secara terbuka menekankan perubahan pola kerja birokrasi. Ia meminta jajaran DPMPTSP meninggalkan praktik lamban dan berlapis yang kerap menjadi keluhan investor.
“Pelayanan investasi adalah wajah birokrasi. Jangan sampai masyarakat dan pelaku usaha merasa dipersulit,” tegas Paramitha.
Pernyataan ini menjadi kerangka evaluasi kepemimpinan, bukan tekanan personal.
Kepemimpinan yang Diuji Waktu
Sebagai Kepala DPMPTSP, Juwita memegang posisi strategis yang langsung bersentuhan dengan dunia usaha. Ukuran keberhasilan kepemimpinannya akan terlihat dari kecepatan layanan perizinan, transparansi proses, koordinasi lintas OPD, serta dampak investasi terhadap lapangan kerja lokal.
Pemkab Brebes menargetkan investasi 2026 tidak hanya tumbuh secara nilai, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan.
Antara Harapan dan Konsistensi
Uji kepemimpinan Juwita Asmara bukan soal membuktikan diri lewat retorika, melainkan menjaga konsistensi di tengah ekspektasi tinggi. Dengan fondasi investasi yang sudah terbentuk, publik kini menunggu apakah DPMPTSP Brebes mampu melangkah lebih cepat, lebih rapi, dan lebih berpihak pada kepentingan publik.
Di sinilah kepemimpinan Juwita Asmara mendapatkan ujian, bukan pada awal jabatan, tetapi pada keberlanjutan kepercayaan di masa mendatang.










