Rekrutmen BA Kopdes Merah Putih 2026 Resmi Dibuka, Ada yang Beda dari BA 2025

JAKARTA, Warta Brebes — Pemerintah resmi membuka rekrutmen Asisten Bisnis (Business Assistant) atau BA Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tahun 2026 sebagai bagian dari percepatan operasional koperasi desa. Kebijakan ini menandai pergeseran program dari tahap pembentukan ke fase bisnis dan pengelolaan unit usaha.

Seleksi BA Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan kelanjutan dari tahun 2025 lalu. Namun, di tahun ini ada beberapa perbedaan dari tahun sebelumnya.

Rekrutmen BA 2026 tersebut tertuang dalam Surat Edaran Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Nomor 1 Tahun 2026, yang ditetapkan di Jakarta pada 10 Februari 2026 dan ditandatangani Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Panel Barus.

Menindaklanjuti Instruksi Presiden Prabowo

Dalam surat edaran tersebut, program seleksi BA Kemenkop ini merupakan tindak lanjut dari:

  • Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih
  • Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi

Kedua instruksi tersebut menempatkan Kopdes Merah Putih sebagai instrumen utama penguatan ekonomi desa dan distribusi usaha rakyat.

Peran Kunci Asisten Bisnis Kopdes Merah Putih

Dalam dokumen  tersebut, pemerintah menegaskan Asisten Bisnis bukan tenaga administratif, melainkan pendamping operasional inti. Mereka bertugas:

  • Memantau kesiapan gerai koperasi
  • Menyusun rencana kerja dan rencana bisnis
  • Mengawal tata kelola unit usaha
  • Mendorong pemutakhiran data di SIMKOPDES
  • Membangun kemitraan usaha koperasi

Peran ini krusial karena Kopdes Merah Putih kini masuk fase uji kelayakan bisnis di lapangan, bukan lagi sekadar simbol kelembagaan.

Perbedaan Seleksi BA Koperasi Desa Merah Putih 2026 dan 2025

Pada tahun 2026, Asisten Bisnis (Business Assistant) telah memasuki tahun kedua dan telah dilaksanakan evaluasi terhadap Asisten Bisnis (Business Assistant) tahun 2025. Atas dasar hasil evaluasi tersebut, maka butuh rekrutmen Asisten Bisnis (Business Assistant) baru tahun 2026 untuk mengganti Asisten Bisnis (Business Assistant) tahun 2025 yang tidak memenuhi syarat melanjutkan kontrak dan memenuhi kouta.

Evaluasi 2025 Jadi Dasar Rekrutmen 2026

Rekrutmen tahun 2026 dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi kinerja Asisten Bisnis tahun 2025. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian pendamping tidak memenuhi syarat perpanjangan kontrak, sehingga perlu penggantian sekaligus pemenuhan kuota nasional.

 

Seleksi BA 2026 Jumlah Formasi Lebih Sedikit

Jika seleksi BA KDKMP tahun 2025 lalu tersedia sekitar 8000 an kuota, untuk seleksi tahun ini formasi yang tersedia hanya 2.585 Asisten Bisnis. Yakni untuk menggantikan BA 2025 yang hasil evaluasi menujukan tidak memenuhi syarat (TMS).

Sedang ketersediaan kuota formasi masih akan tetap tersebar di seluruh provinsi serta sejumlah kabupaten dan kota.

Honorarium dan Skema Kerja

Perbedaan lain dari seleksi tahun ini juga dari nilai honor. Jika tahun 2025, honorarium tercantum hingga Rp. 7.5 juta,  Asisten Bisnis yang akan bekerja di awal 2026 ini akan menerima honorarium Rp5,6 juta per bulan. Honor tersebut mencakup:

  • Tunjangan transportasi
  • Komunikasi (paket data/pulsa)
  • Pajak penghasilan (dipotong bendahara pemerintah)

Sementara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan ditanggung secara mandiri oleh peserta.

Kualifikasi Ketat, Hindari Konflik Kepentingan

Pemerintah menetapkan syarat tegas untuk mencegah konflik kepentingan. Asisten Bisnis tidak boleh:

  1. Menjabat perangkat desa
  2. Menjadi pengurus atau pengawas Kopdes Merah Putih
  3. Berstatus ASN aktif
  4. Terikat kontrak kerja dengan instansi pemerintah lain

Kualifikasi terbagi dua jalur:

  1. Profesional (minimal S1), berpengalaman koperasi atau kewirausahaan menjadi nilai lebih
  2. Pelaku usaha, minimal SMA, omzet tahunan usaha minimal Rp500 juta dan tidak merugi

 

Rekrutmen Daring, Libatkan UI

Proses seleksi seperti dalam pengumuman adalah 100 persen daring dan melibatkan Lembaga Psikologi Terapan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Tahapan seleksi meliputi:

Seleksi administrasi

  • Tes Potensi Akademik dan pengetahuan koperasi
  • Psikotes dan wawancara berbasis video

Pendaftara melalui laman resmi https://bakdkmp2026.lptui.co.id� hingga 13 Februari 2026 pukul 23.59 WIB.

Untuk informasi selengkapnya bisa mengecek langsung di website resmi Kementerian Koperasi di https://kop.go.id/

Bagikan: