SALEM, Warta Brebes– Dua ruang kelas rusak di SMP Negeri 1 Salem dalam kondisi memprihatinkan.
Rangka atap yang lapuk membuat genting rawan jatuh dan nyaris roboh, sehingga membahayakan keselamatan siswa.
Kerusakan terjadi pada ruang kelas VII. Kondisi kayu penyangga yang keropos membuat struktur atap tidak lagi kokoh.
Untuk mencegah risiko yang lebih besar, pihak sekolah mengambil langkah darurat dengan menurunkan genting dari bagian atap yang rusak.
Atap Dua Ruang Kelas Nyaris Roboh
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 1 Salem, M Shomad, mengaku telah memutuskan langkah antisipasi setelah kondisi bangunan semakin mengkhawatirkan.
“Kami terpaksa menurunkan genting karena kondisinya sudah membahayakan. Keselamatan siswa menjadi prioritas,” ujarnya.
Menurutnya, terdapat dua ruang kelas rusak yang membutuhkan penanganan segera. Sebab kondisinya sudah kritis dan sangat mengkhawatirkan. Atap yang keropos sewaktu-waktu bisa roboh sewaktu-waktu, terutama saat hujan deras atau angin kencang melanda wilayah Salem.
Sebagai langkah sementara, kegiatan belajar mengajar pindah ke ruang laboratorium dan perpustakaan. Meski kapasitasnya terbatas, solusi tersebut paling aman agar proses pembelajaran tetap berjalan.
Pihak sekolah juga mengaku telah mengirimkan surat resmi kepada Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes untuk meminta perbaikan sekolah rusak tersebut.
Usulan Perbaikan SMPN 1 Salem Tahun 2027
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dindikpora Brebes, Aditya Perdana, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat terkait ruang kelas rusak SMP Negeri 1 Salem.
“Perbaikan sudah kami usulkan masuk perencanaan tahun 2027 sesuai mekanisme anggaran,” katanya.
Namun, jeda waktu hingga 2027 menjadi pertanyaan tersendiri. Sementara ruang kelas rusak tersebut masih menyisakan kekhawatiran, sekolah hanya bisa berharap tidak ada insiden sebelum perbaikan benar-benar terealisasi.











