Jembatan Amblas Sitanggal Brebes 30 Cm, Warga Desak Perbaikan

BREBES, Warta Brebes – Jembatan amblas Sitanggal Brebes di ruas jalan provinsi Jatibarang–Ketanggungan, Kabupaten Brebes, semakin memprihatinkan. Permukaan jembatan di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, mengalami penurunan hingga 30 sentimeter dalam beberapa bulan terakhir dan belum mendapat perbaikan permanen.

Kerusakan tersebut memicu keluhan warga karena jalur itu merupakan akses penting bagi mobilitas masyarakat. Kondisi semakin riskan karena kendaraan besar terus melintas setelah pengalihan arus lalu lintas akibat proyek perbaikan jalan nasional Ketanggungan–Purwokerto.

Meski rusak cukup parah, jembatan tetap menjadi pilihan kendaraan roda dua hingga truk bermuatan berat. Pengendara harus memperlambat laju kendaraan dan berhati-hati saat melintasi lokasi yang rawan kecelakaan tersebut.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap jembatan amblas Sitanggal Brebes sebelum kerusakan semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi Jembatan Amblas Sitanggal Brebes Membahayakan

Kerusakan jembatan amblas Sitanggal Brebes tidak hanya terlihat pada permukaan jalan. Sejumlah warga menyebut struktur bawah jembatan juga mengalami kerusakan serius.

Gelagar atau penyangga jembatan mulai retak dan nyaris patah sehingga mempengaruhi kekuatan konstruksi, terutama ketika kendaraan berat melintas. 

Minimnya penerangan jalan di sekitar lokasi juga meningkatkan risiko kecelakaan pada malam hari.

“Ini bahkan sudah memakan korban. Jembatan amblas dan penerangan jalan juga minim di malam hari,” kata Masrukhi, warga Desa Sitanggal yang hampir setiap hari melintas di jalur tersebut, Selasa (10/3/2026).

Pengendara sepeda motor lain, Kholidin (42), juga mengaku sering melihat kecelakaan kecil terjadi di lokasi tersebut.

“Banyak yang sering jatuh, terutama pengendara motor. Amblasnya cukup dalam, sekitar 30 sentimeter. Kalau pengendara tidak tahu kondisi jalannya, pasti bisa celaka,” ujarnya.

Warga Desak Perbaikan Permanen Jembatan Amblas Sitanggal Brebes

Sejumlah warga Desa Sitanggal mendesak pemerintah segera memperbaiki jembatan amblas Sitanggal Brebes secara permanen. Mereka menilai penanganan selama ini hanya bersifat sementara dan tidak menyelesaikan masalah utama.

Untung Sudrajat (70), warga setempat, mengatakan kerusakan jembatan sudah berulang kali terjadi.

“Pola penanganan yang dilakukan dinas terkait selama ini hanya perbaikan sementara. Namun tindakan tersebut justru membuat kondisi jembatan semakin parah,” ujarnya.

Aspirasi serupa disampaikan Pandu, konten kreator lokal yang aktif menyuarakan kondisi infrastruktur di wilayah Brebes.

Menurutnya, jembatan tersebut sudah tidak layak digunakan.

“Jembatan Sitanggal sudah tidak layak dilewati. Kami mendesak Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi segera mengambil langkah konkret,” katanya.

Pemkab Brebes Teruskan ke Pemerintah Provinsi

Pemerintah Kabupaten Brebes mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait kondisi jembatan amblas Sitanggal Brebes.

Dani Asmoro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, mengatakan pihaknya sudah menyampaikan laporan kepada pemerintah provinsi agar segera melakukan penanganan.

“Kita sudah sampaikan baik lisan maupun tertulis ke Dinas PU Provinsi untuk segera melaksanakan penanganan jembatan tersebut,” ujar Dani.

Menurutnya, kewenangan perbaikan berada di tingkat provinsi karena jembatan tersebut berada di ruas jalan provinsi.

Sementara itu, hingga kini Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah maupun Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal belum memberikan keterangan resmi terkait rencana perbaikan.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar jembatan tersebut tidak menimbulkan korban baru, terutama menjelang meningkatnya arus kendaraan pada musim mudik Lebaran.

Bagikan: