PEMALANG, Warta Brebes — Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, membuka HIPMI Basketball Competition 2026 di GOR Kridanggo. Acara ini bukan sekadar pertandingan olahraga pelajar. Kompetisi ini dirancang untuk memicu geliat ekonomi kreatif dan UMKM di Pemalang.
Anom Widiyantoro melihat olahraga sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Ia menekankan tema “Basket Berkembang, Ekonomi Bergerak”. Kerumunan penonton yang hadir secara otomatis menghidupkan sektor usaha di sekitarnya. Kuliner, perhotelan, hingga UMKM lokal akan merasakan dampak positifnya.
Hal ini merupakan wujud pembangunan daerah yang sehat. Keterlibatan sektor usaha seperti HIPMI sangat diapresiasi. Kepadatan penonton menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat. Ini menunjukkan sinergi antara olahraga dan pertumbuhan ekonomi.
Turnamen ini diikuti 25 tim pelajar dari tingkat SD hingga SMA. Persaingan sengit diprediksi terjadi selama lima hari. Kategori pertandingan meliputi tim putra dan putri untuk tingkat SMA dan SD.
Pemerintah daerah dan HIPMI berkolaborasi untuk pembinaan atlet muda. Bupati Anom berharap Pemalang menjadi barometer pembinaan atlet berdaya saing. Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas. Kemenangan sejati diraih dengan integritas.
Sinergi Kuat: Forkopimda Dukung Atlet Muda Pemalang
Jajaran pimpinan daerah turut hadir menunjukkan dukungan solid. Mereka mendampingi Bupati Anom membuka acara. Dandim 0711/Pemalang, Kapolres Pemalang, Ketua Koni, dan Ketua HIPMI Pemalang hadir. Perwakilan organisasi olahraga setempat juga turut menyaksikan.
Mereka semua memberikan pesan kepada para peserta. GOR Kridanggo diharapkan menjadi tempat menempa mental juara. Harapannya adalah lahir bibit atlet profesional. Atlet-atlet ini diharapkan membawa nama harum Pemalang ke kancah internasional.
Turnamen ini berlangsung pada 13 hingga 17 Mei 2026. Ajang ini menjadi bukti komitmen bersama. Pembinaan generasi muda menjadi prioritas utama. Semangat olahraga dibarengi dengan optimisme ekonomi daerah.
Detail Kompetisi: Persaingan Lima Hari Penuh Tensi
Sebanyak 25 tim pelajar berpartisipasi dalam kompetisi ini. Mereka berasal dari berbagai tingkatan sekolah di Pemalang. Persaingan diprediksi akan sangat ketat. Turnamen ini berlangsung selama lima hari penuh.
Kategori pertandingan dibagi berdasarkan jenjang sekolah. Untuk tingkat SMA, ada 12 tim putra dan 6 tim putri. Sementara itu, tingkat SD diikuti 4 tim putra dan 3 tim putri. Masing-masing tim akan bertanding demi gelar juara.
Anom Widiyantoro optimis dengan kolaborasi ini. Ia yakin Pemalang akan menjadi pusat pembinaan atlet muda. Daya saing tinggi dan produktivitas akan tercipta. Semua pihak berkomitmen untuk kesuksesan acara ini.






