Angin Puting Beliung di Dukuhturi Rusak 15 Rumah Warga

BREBES, Warta Brebes — Bencana angin puting beliung di Ketanggungan, Kabupaten Brebes, merusak belasan rumah warga pada Kamis (14/5/2026) sore.

Angin kencang menerjang Desa Dukuhturi sekitar pukul 14.15 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Brebes, sebanyak 15 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.

Selain rumah warga, sebuah ruko juga mengalami kerusakan pada bagian kanopi akibat hempasan angin.

Angin Puting Beliung Terjadi Mendadak

Camat Ketanggungan, Nuridin, mengatakan cuaca ekstrem datang secara tiba-tiba dan menyebabkan kerusakan di sejumlah titik.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD dan pihak PLN untuk menangani kabel listrik yang tertimpa pohon agar tidak membahayakan warga,” ujarnya.

Pihak kecamatan juga meminta pemerintah desa tetap siaga mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan.

Menurut Nuridin, prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan membuka akses jalan yang sempat tertutup pohon tumbang.

Salah satu titik terdampak berada di depan Kantor Pos Ketanggungan.

Belasan Rumah Warga Rusak Akibat Angin Kencang

Kepala Desa Dukuhturi, Johan Wahyudi, mengatakan angin datang sangat cepat dan menyapu permukiman warga.

“Angin datang sangat kuat dan menyapu atap rumah warga di RW 04 dan RW 05,” kata Johan.

Saat ini, pemerintah desa bersama warga masih melakukan pendataan kerusakan dan membantu mengamankan barang milik korban.

Warga juga bergotong royong membersihkan puing atap rumah dan ranting pohon yang berserakan di jalan.

BPBD Brebes Kerahkan Tim Reaksi Cepat

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Brebes bersama polisi dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi.

Petugas melakukan pembersihan pohon tumbang dan membantu perbaikan ringan pada rumah warga.

Meski menyebabkan kerusakan material, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Lebih jauh, BPBD Brebes mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan deras disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Kabupaten Brebes saat ini masih berada dalam periode cuaca ekstrem dengan potensi pohon tumbang dan kerusakan bangunan ringan.

“Warga diimbau tetap waspada karena kondisi cuaca masih cukup ekstrem,” tulis laporan resmi Pusdalops BPBD Brebes.

Petugas juga meminta warga menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras dan angin kencang terjadi.

Bagikan: