JAKARTA, Warta Brebes — Rupiah mengawali perdagangan Juni di pasar spot dengan pelemahan signifikan pada Selasa (2/6/2026). Mata uang Garuda yang sempat menguat tipis 0,02% ke Rp17.865 per dolar AS, segera berbalik arah.
Pada pukul 09:07 WIB, rupiah melemah 0,03% ke Rp17.880 per dolar AS. Selang 15 menit kemudian, pelemahan berlanjut ke Rp17.894 per dolar AS, mendekati level psikologis Rp17.900 per dolar AS.
Kondisi ini terjadi bersamaan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga tertekan.
Won Korea Selatan menjadi yang terparah, tergerus 0,26% pada pagi ini. Pelemahan ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama dari negosiasi alot antara Amerika Serikat dan Iran.
Sinyal yang saling bertentangan dari kedua negara tersebut kembali meredupkan harapan meredanya ketegangan di Timur Tengah.







