Genangan Air Kepung Dua SDN Limbangan Kulon, Murid Belajar dari Rumah

BREBES, Warta Brebes— Hujan semalam tak sekadar menetes, ia mengguyur tanpa henti. Selasa pagi (3/2/2026), halaman dua sekolah dasar di Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes berubah menjadi kolam. Genangan di SDN Limbangan Kulon Brebes itu membuat KBM terganggu, siswa SDN 1 belajar dari rumah.

SDN 1 dan SDN 2 Limbangan Kulon terkepung genangan, ruang kelas yang mestinya riuh suara anak-anak kini sunyi, hanya menyisakan kursi dan meja yang terendam air.

SDN 1: Ruang Belajar Jadi Kolam

Kepala SDN 1 Limbangan Kulon, Matoyah, menatap enam ruang yang tak lagi bisa dipakai. Empat kelas, ruang guru, dan ruang kepala sekolah.

“Setiap hujan deras lebih dari enam jam, genangan muncul. Ketinggian bisa mencapai 40 sentimeter,” katanya.

Guru akhirnya meminta murid belajar dari rumah. Namun, sekolah tetap membuka pintu untuk pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) .

Senin malam lalu, air sempat mencapai lutut orang dewasa. Meja dan kursi yang terendam cepat rapuh, seolah menyerah pada kelembaban yang berulang.

SDN 2: Drainase Penuh, Lapangan Menjadi Danau

Sementara di SDN 2, kepala sekolahnya, Suhadi mengakui jika genangan sudah menjadi langganan. Hari itu pun, hujan deras lebih dari empat jam membuat saluran pembuangan tak sanggup menelan air. Lapangan sekolah berubah menjadi danau kecil.

“Rendahnya elevasi tanah dan saluran drainase yang penuh membuat genangan bertahan lama,” ujarnya.

Harapan Perbaikan Genangan SDN Limbangan Kulon Brebes

Genangan yang berulang bukan sekadar mengganggu KBM. Ia merusak perabot, mempercepat kerusakan bangunan, dan menumbuhkan rasa jenuh di kalangan guru serta murid.

Pihak sekolah berharap pemerintah daerah segera memperbaiki sistem drainase dan meninggikan elevasi tanah di sekitar sekolah.

Karena setiap kali hujan turun, sekolah bukan lagi tempat belajar, melainkan tempat bertahan.

Bagikan: