Jalan Ciseureuh–Jemasih Brebes Longsor, Akses Utama Warga Terputus

KETANGGUNGAN, Warta Brebes — Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Brebes pada Selasa (3/3/2026) membuat Jalan Ciseureuh–Jemasih Brebes longsor.

Longsor di ruas jalan kabupaten penghubung Desa Ciaereuh dan Desa Jemasih, Kecamatan Ketanggungan itu berada di depan Ponpes Al Huda Kamalayan, Desa Ciseureuh. Aliran Sungai Ciseureuh menggerus bagian bawah badan jalan hingga ambrol dan terputus.

Sekitar sepertiga badan jalan runtuh. Kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Sepeda motor pun berisiko karena struktur tanah di bawah jalan sudah kosong dan rapuh. Potensi longsor susulan masih mengancam.

Dampak Jalan Ciseureuh–Jemasih Brebes longsor dan Jalur Alternatif

Kepala Desa Ciseureuh, Sudarsono, menyebut longsor menggerus jalan sepanjang 30 meter dengan lebar ambrol sekitar 3 meter dan kedalaman mencapai 8 meter.

Bagian bawah badan jalan kini menggantung tanpa penopang tanah. Kondisi itu membuat warga tidak berani melintas.

Warga terpaksa memutar lewat Desa Kamal, Kecamatan Larangan. Jalur alternatif tersebut menambah jarak tempuh dan waktu perjalanan, terutama bagi warga yang beraktivitas di ujung selatan Ketanggungan.

“Jalan ini akses utama dan urat nadi aktivitas warga. Kami berharap ada langkah cepat untuk penanganan darurat,” ujarnya.

DPU Brebes Lakukan Pengecekan

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, Agus Pramono, mengatakan tim sudah turun mengecek lokasi.

DPU menyiapkan langkah penanganan darurat guna mencegah longsor meluas dan meminimalkan risiko kecelakaan.

“Kami sudah cek dan segera lakukan penanganan darurat,” tegasnya.

Bagikan: