Longsor Jalan Kretek–Kaligua, Akses Wisata dan Warga Paguyangan Lumpuh Total

PAGUYANGAN, Warta Brebes —Longsor kembali melanda wilayah Brebes bagian selatan. Kali ini, akses utama Jalan Raya Kretek–Kaligua, Kabupaten Brebes, lumpuh total. Tanah longsor di jalan Kretek Kaligua ini menutup badan jalan.

Titik longsoran tepatnya berda di wilayah Dukuh Sijampang, Desa Ragatunjung, Kecamatan Paguyangan, Jumat (6/2/2026) sore.

Longsor Jalan Kretek–Kaligua  Usai Hujan Berjam-jam

Longsor terjadi sekitar pukul 17.45 WIB, menyusul hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari.

Material longsor dengan volume besar menimbun jalan penghubung menuju kawasan wisata Kaligua, membuat jalur tersebut tidak bisa dilewati sama sekali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kepala Dusun Sijampang Desa Ragatunjung, Vina menuturkan, hingga malam hari, pembersihan belum dapat dilakukan karena kondisi tanah masih labil dan hujan belum reda.

Ia menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi telah berlangsung sejak pukul 13.30 WIB dan hampir terjadi setiap hari di wilayah Paguyangan, membuat struktur tanah menjadi gembur dan rawan longsor.

“Tanah longsor terjadi secara tiba-tiba dan langsung menutup jalan. Materialnya sangat besar sehingga akses benar-benar terputus,” ungkap Vina dalam laporan kejadian.

Berdasarkan data lapangan, material longsor memiliki panjang sekitar 10 meter, lebar 8 meter, dan tinggi mencapai 10 meter. Longsoran berasal dari lereng di sekitar petak 24 KRPH Kretek, tepat di atas ruas jalan utama.

Dua warga setempat, Kasor (44) dan Nasim (48), menjadi saksi kejadian. Mereka memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dampaknya langsung terasa bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi, terutama distribusi hasil pertanian dan akses menuju kawasan wisata Kaligua.

Menindaklanjuti kejadian itu, unsur FKDM Kecamatan Paguyangan bersama aparat terkait langsung mendatangi lokasi. Koordinasi dilakukan dengan Satkorlak Penanggulangan Bencana serta PT ETIRA untuk rencana penurunan alat berat.

Untuk sementara, petugas memasang rambu dan memberikan imbauan agar warga tidak melintasi jalur Kretek–Kaligua.

Namun hingga laporan ini disusun, pembersihan material longsor belum bisa dilakukan. Selain hujan yang masih turun, jaringan listrik di lokasi kejadian padam, sementara kondisi tanah dinilai masih sangat labil dan berpotensi longsor susulan.

Bagikan: