BREBES, Warta Brebes – Bau menyengat itu berasal dari gundukan pasir di rumah kosong, sebuah koper kosong yang tertimbun di dalamnya ternyata potongan anggota tubuh manusia. Misteri mayat dalam koper di Sukareja Banjarharjo Brebes mulai menunjukan titik terang.
Senin siang, 16 Februari 2026, itu benar-benar mengguncangwarga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, pada temuan yang mengguncang ketenangan menjelang bulan suci.
Penemuan mayat dalam koper di Sukareja Banjarharjo Brebes itu kini memasuki babak baru. Hasil autopsi menguatkan dugaan kekerasan. Polisi memperluas lingkar pemeriksaan.
Kasus ini bukan lagi sekadar penemuan jenazah. Ini penyelidikan pembunuhan. Bahkan, tergolong s4d15.
Dari Bau Amis hingga Garis Polisi
Sekitar pukul 11.00 WIB, kerabat pemilik rumah yang bekerja di luar negeri datang untuk membersihkan bangunan yang belum rampung. Ia mencium bau amis tajam dari ruangan belakang.
Di sudut ruangan terdapat koper. Permukaannya tertutup pasir. Rasa curiga mendorongnya menggeser koper menggunakan besi holo. Koper yang sedikit terbuka memperlihatkan jari tangan manusia.
Kaget dengan temuan tersebut, ia pun melaporan langsung ke perangkat desa. Sejurus lalu polisi pun tiba tak lama kemudian.
Tim Inafis dan Resmob Polres Brebes mengamankan lokasi. Garis polisi terpasang. Jenazah dievakuasi ke RSUD Brebes.
Hasil Autopsi: Kekerasan Berat Sebelum Kematian
Dari hasil pemeriksaan forensik membuka fakta penting. Tubuh korban mengalami luka akibat kekerasan. Bagian kaki terungkap dalam kondisi terpisah. Luka-luka menunjukkan tindakan yang tidak wajar. Petunjuk menegaskan, tidak ada indikasi kematian alami.
Kapolsek Banjarharjo AKP Ahmad Su’udi membenarkan. “Benar ada penemuan mayat dalam koper. Proses penyelidikan masih berjalan. Kami mendalami hasil autopsi dan mengumpulkan alat bukti.”
Identitas Korban dan Lingkar Sosialnya
Korban merupakan warga Desa Pende, Kecamatan Banjarharjo. Polisi telah mengonfirmasi identitas kepada keluarga, tetapi belum membuka detail lengkap ke publik.
Beberapa warga menyebut korban adalah SPR, memiliki aktivitas ekonomi yang cukup aktif. Seorang bakul pare.
Informasi yang beredar mengaitkan korban dengan persoalan utang piutang dengan sang pelaku. Dugaan yang seorang pria berinisial R.
Namun hingga kini, polisi belum mengonfirmasi motif tersebut secara resmi.
Sementara itu, dari hasil olah TKP awal, terdapat sejumlah fakta di lapangan. Antara lain:
- Tubuh dimasukkan ke koper.
- Koper ditutup pasir untuk meredam bau.
- Lokasi berada di rumah kosong.
- Tidak terdengar keributan mencolok dari warga sekitar.
Empat poin ini membuka kemungkinan dugaan tindakan terencana. Namun, lagi-lagi fakta tersebut masih membutuhkan penyidikan lebih lanjut. Termasuk, menunggu hasil uji laboratorium forensik.
Timeline Dugaan Waktu Kematian
Berdasarkan informasi awal, korban diduga meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Bau menyengat menunjukkan proses pembusukan sudah berlangsung.
Polisi kini menelusuri siapa yang terakhir bertemu korban. Melalui alat komunikasi terkahir maupun saksi-saksi yang mengetahui keberadaan korban terkahir kali.










