Sayap Jembatan Sungai Kalipesit Ambruk, Akses Bumiayu–Kalinusu Rawan

BUMIAYU, Warta Brebes — Sayap Jembatan Sungai Kalipesit ambruk di Dukuh Pertahanan, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Selasa (3/1).

Hujan berintensitas tinggi sejak siang hingga petang meningkatkan debit sungai dan menggerus struktur pengaman jembatan. Kerusakan ini membuat akses utama warga berada dalam kondisi rawan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Ambruknya sayap jembatan ikut menyeret sebagian badan jalan kabupaten ruas Bumiayu–Kalinusu. Longsoran terjadi di sisi jembatan, menyisakan ruang jalan sempit.

Arus lalu lintas kini diberlakukan satu arah secara bergantian, dengan risiko tinggi terutama bagi kendaraan roda empat dan pengendara malam hari.

Kepala Desa Kalinusu, Wasid, mengatakan debit air Sungai Kalipesit meningkat tajam saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Arus sungai menggerus abudmen hingga akhirnya sayap jembatan runtuh.

“Sayap jembatan ambrol sepanjang sekitar tujuh meter dengan kedalaman kurang lebih tiga setengah meter,” kata Wasid, Rabu (4/2).

Menurut Wasid, kerusakan tidak hanya terjadi pada struktur jembatan, tetapi juga pada bahu jalan di sisi kiri dan kanan. Kondisi ini membuat jalur tersebut hanya bisa dilalui secara terbatas.

“Untuk sementara kendaraan harus bergantian melintas karena kondisinya sangat berisiko,” ujarnya.

Ruas Bumiayu–Kalinusu merupakan jalur vital bagi warga Desa Kalinusu dan sekitarnya. Jalan ini menjadi akses utama aktivitas ekonomi, pendidikan, serta distribusi hasil pertanian menuju pusat Kecamatan Bumiayu. Jika kerusakan meluas, warga terpaksa memutar melalui jalur alternatif dengan jarak tempuh lebih jauh.

Kerusakan jembatan dan badan jalan yang menyempit meningkatkan potensi kecelakaan, terutama saat hujan kembali turun dan debit sungai meningkat. Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan agar akses tidak terputus dan risiko korban jiwa dapat dicegah.

Kepala UPTD Pekerjaan Umum setempat, Sri Hartanti, membenarkan kerusakan serius pada abudmen Jembatan Sungai Kalipesit. Pihaknya telah melakukan asesmen di lokasi dan melaporkan kondisi tersebut ke tingkat kabupaten sebagai dampak bencana alam. “Saat ini kami lakukan pengamanan sementara sambil menunggu penanganan permanen,” kata Sri Hartanti.

Bagikan: