TANJUNG, Warta Brebes — Seorang pelajar SMP berusia 13 tahun dilaporkan tenggelam dan hilang di Sungai Bentiris, Desa Pejagan, Sabtu (7/2/2026). Anak tenggelam di Pejagan ini menyedot perhatian publik.
Lokasi yang berada di pinggir rel KA dan jalur pantura Pejagan-Brebes dipenuhi warga. Arus lalu lintas semoat tersendat akibat banyaknya kerumunan warga yang penasaran dengan berita anak tenggelam di Pejagan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes.
Kejadian bermula saat korban berinisial DN (13) hanyut saat mandi di sungai bersama tiga temannya sepulang sekolah. Korban diketahui tidak bisa berenang dan terseret arus sungai yang deras.
Saksi ZDN (13) menyebut, sepulang sekolah dia mandi bersama 3 temannya. Saat itu, korban DN terjun dari jembatan tapi bsempat tidak muncul ke permukaan. Setelah terlihat hanyut sekitar 100 meter, teman korban US (13) berusaha menolong dan sempat memegang tubuh DN, namun pegangan terlepas akibat kuatnya arus. US memilih menyelamatkan diri.
Korban kemudian hanyut tenggelam dan menghilang. Warga yang mendapat laporan langsung melakukan pencarian anak tenggelam di Pejagan dan meminta bantuan.
Tim SAR dan relawan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran aliran Sungai Bentiris. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan pencarian masih berlangsung.











