BREBES, Warta Brebes – Kecelakaan Bus Zentrum Brebes terjadi di KM 259A Tol Pejagan–Pemalang, tepatnya di Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Bus bernomor polisi K 7603 OF itu terguling setelah menabrak mobil pikap dan terbang ke area persawahan sejauh 20 meteran.
Dalam peristiwa tersebut, sopir bus Satiman, warga Magelang, meninggal dunia setelah tubuhnya terjepit bodi bagian depan bus. Petugas gabungan mengevakuasi korban pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Selain korban meninggal, sekitar 24 penumpang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Bhakti Asih Brebes serta RSUD Brebes untuk mendapatkan perawatan.
Kronologi Kecelakaan Bus Zentrum Brebes di Tol Pejagan-Pemalang
Kecelakaan maut tersebut bermula saat bus zentrum Jakarta-Madura itu melaju dari arah Jakarta menuju Semarang. Di lokasi kejadian, sebuah mobil pikap jenis Gran Max melaju cukup kencang dan berusaha menyalip bus.
Namun, saat berada di KM 259A, pikap tersebut mengalami pecah ban hingga kehilangan kendali.
Sopir bus berupaya menghindari tabrakan dengan membanting setir ke kiri. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan.
Bagian depan bus kemudian menghantam sisi belakang dan samping pikap. Setelah itu, bus kehilangan kendali, menabrak pagar pembatas tol, lalu terperosok ke sawah dan terguling.
“Seusai terperosok, bus terguling. Warga yang mengetahui kejadian langsung berdatangan ke lokasi,” kata AKBP Lilik Ardhiansyah, Kapolres Brebes, Rabu (18/3/2026).
Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis
Proses evakuasi korban dalam kecelakaan Bus Zentrum Brebes berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Petugas dari Basarnas dan kepolisian menghadapi kendala saat mengevakuasi sopir yang terjepit.
Tubuh korban terhimpit bagian depan bus yang ringsek akibat benturan keras.
Petugas harus memotong bagian bodi bus menggunakan alat khusus secara bertahap untuk mengeluarkan korban.
“Korban yang terjepit baru bisa dievakuasi sekitar pukul 01.37 WIB karena kondisi bodi bus yang menghimpit cukup parah,” ujar AKBP Lilik.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhakti Asih Brebes menggunakan ambulans.
Dampak Kecelakaan Bus Zentrum Brebes dan Penanganan Korban
Dalam kecelakaan Bus Zentrum Brebes ini, total penumpang yang terlibat sekitar 25 orang.
Rinciannya:
- 1 orang meninggal dunia (sopir bus)
- Sekitar 24 penumpang mengalami luka-luka
Seluruh korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Petugas gabungan dari kepolisian dan Basarnas juga melakukan pengamanan lokasi serta pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan di ruas tol tersebut.
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama di jalur tol yang padat menjelang arus mudik Lebaran.
Pihak kepolisian mengimbau pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik serta menjaga jarak aman saat berkendara agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.











