Bandung, Warta Brebes — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meluncurkan Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026. Program ini fokus mencetak tenaga kerja terampil siap industri. Peninjauan dilakukan di BBPVP Bandung, Jumat (19/04/2026). Sebanyak 10.405 peserta terdaftar dalam PVN 2026. Mereka tersebar di 80 unit pelatihan seluruh Indonesia. Semua biaya pelatihan ditanggung APBN. Peserta tidak dipungut biaya sepeser pun.
Menaker Yassierli menekankan pentingnya link and match. Kurikulum pelatihan disesuaikan kebutuhan industri. Lulusan diharapkan punya daya saing tinggi. "Fokus kami meningkatkan keterampilan agar lulusan terserap dunia kerja," ujar Yassierli.
512 Peserta BBPVP Bandung Latih Keterampilan Kunci
Di BBPVP Bandung, 512 peserta ikuti pelatihan beragam. Keterampilan yang diajarkan sangat relevan pasar kerja. Ada pelatihan forklift dan barista. Peserta juga belajar membuat roti dan pastry. Desain 3D berbasis CAD juga tersedia. Pelatihan smart building gunakan metode project-based learning. Peserta siap hadapi tantangan industri nyata. BBPVP Bandung siapkan fasilitas dan instruktur terbaik. Infrastruktur ini kunci pelatihan berkualitas.
Manfaat Komprehensif Peserta PVN 2026
Peserta PVN 2026 dapat manfaat maksimal. Pelatihan gratis adalah keuntungan utama. Peserta juga dapat makan siang. Ada bantuan transportasi disediakan. Jaminan kecelakaan kerja dan kematian juga diberikan. Setelah lulus, peserta dapat dua sertifikat. Sertifikat pelatihan dan kompetensi BNSP diberikan. Ini tingkatkan nilai jual peserta. Fasilitas asrama tersedia untuk pelatihan tertentu. Peserta bisa fokus belajar optimal.
Target 70.000 Peserta Vokasi 2026, Prioritas Lulusan SMA/SMK
Target PVN 2026 sangat ambisius. Sebanyak 70.000 peserta ditargetkan. Pembiayaan program sepenuhnya dari APBN. Prioritas utama adalah lulusan SMA/SMK. Mereka yang belum bekerja jadi sasaran. Menaker Yassierli yakin program ini jembatani kesenjangan. Kesenjangan antara pendidikan dan industri. Sinergi semua pihak sangat diharapkan. Industri dan lembaga pelatihan harus kolaborasi. Lulusan PVN 2026 akan berkontribusi nyata.











