SLAWI, Warta Brebes — Ribuan warga antusias menyambut kirab Tombak Kiai Plered. Perayaan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal berlangsung meriah. Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman memimpin langsung tradisi udik-udikan. Ia menebar uang logam dan beras kuning kepada masyarakat. Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan dan berbagi rezeki.
Antusiasme warga memuncak sepanjang jalan yang dilalui kirab. Sorak sorai terdengar riuh rendah. Bupati Ischak, Wakil Bupati Ahmad Kholid, dan pimpinan daerah lainnya turut serta. Mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat. Udik-udikan menjadi momen kegembiraan bersama. Tawa dan canda mewarnai sepanjang perjalanan.
Kirab budaya ini dimulai dari Rumah Dinas Bupati. Rute perjalanan berujung di Gedung DPRD Kabupaten Tegal. Suasana berubah khidmat setibanya di gedung dewan. Prosesi penyerahan Tombak Kiai Plered menjadi puncak acara. Pusaka peninggalan Ki Gede Sebayu ini memiliki makna mendalam.
Sesepuh Kalisoka, Ahmad Zamzami, menyerahkan tombak. Tokoh ulama Kabupaten Tegal, KH Hambali Usman, menerima tombak tersebut. Selanjutnya, tombak diserahkan kepada Bupati Ischak. Terakhir, Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Wasbun Jauhara Khalim, menerima tombak pusaka.
Penyerahan tombak ini bukan sekadar ritual. Ini melambangkan amanah dan persatuan. Pemkab Tegal dan DPRD menunjukkan sinergi. Keduanya berkomitmen menjaga dan membangun Kabupaten Tegal. Komitmen ini dipertegas oleh Bupati Ischak dalam sambutannya.
Bupati Ischak: Tantangan Pembangunan Perlu Diselesaikan Bersama
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan pidatonya. Ia menekankan Hari Jadi ke-425 sebagai momentum refleksi. Perayaan ini bukan hanya pesta semata. Ini saatnya merenungkan berbagai tantangan pembangunan. Tantangan tersebut harus diselesaikan bersama.
“Masih banyak tantangan pembangunan yang harus kita selesaikan bersama,” ujar Bupati Ischak. Ia merinci beberapa sektor krusial. “Mulai dari infrastruktur, pelayanan pendidikan hingga kesehatan,” lanjutnya. Tujuannya adalah memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Terkait infrastruktur, Bupati Ischak memberikan update. Sejumlah proyek strategis masih dalam tahap persiapan. Penyesuaian harga menjadi salah satu kendala. Namun, Pemkab Tegal optimistis. Seluruh pekerjaan diharapkan berjalan sesuai target.
Pembangunan Jembatan Kali Erang kini memasuki tahap krusial. Tahap pengecoran akan segera dilaksanakan. Beberapa ruas jalan strategis juga menjadi perhatian. Proyek di Margasari-Pagerbarang dan Yomani-Bojong sedang dipersiapkan. Jalan Tatasari-Jatinegara-Bogor juga termasuk. Wilayah Pantura pun tak luput dari rencana pembangunan.
Bupati Ischak juga menyoroti penanganan bencana. Warga terdampak tanah bergerak di Desa Padasari mendapat perhatian khusus. Sebanyak 456 unit hunian sementara (huntara) telah disiapkan. Pemkab Tegal mengajukan pembangunan hunian tetap (huntap). Pengajuan ini ditujukan kepada Kementerian Perumahan.
Keterbatasan lahan menjadi kendala utama. Relokasi warga harus mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi. Keputusan ini diambil dengan hati-hati. Tujuannya agar masyarakat tetap nyaman dan berdaya.
Rangkaian Acara Meriahkan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal
Untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tegal, berbagai kegiatan telah disiapkan. Acara akan berlangsung pada 22-24 Mei 2026. Gema Takwa bersama Ustadz Maulana akan digelar. Dai nasional ini akan memberikan tausiah pada Jumat malam.
Selanjutnya, giliran dunia hiburan yang memeriahkan. Artis nasional Denny Caknan siap menghibur penonton. Penampilannya dijadwalkan pada Sabtu malam. Selain itu, Slawi Expo juga akan turut memeriahkan acara. Berbagai pameran dan produk unggulan daerah akan ditampilkan.
Bupati Ischak berharap seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kemeriahan. “Kami ingin seluruh lapisan masyarakat dapat ikut merasakan kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Tegal,” ungkapnya. Kegembiraan ini diharapkan dapat menular ke seluruh penjuru Kabupaten Tegal.
DPRD Komitmen Kawal Pembangunan Daerah
Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Wasbun Jauhara Khalim, turut memberikan pernyataan. Ia menegaskan komitmen DPRD. DPRD akan terus mengawal visi misi pembangunan daerah. Program-program prioritas Pemkab Tegal akan diawasi.
Tujuannya adalah mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera. “Proses pembangunan terus berjalan,” kata Wasbun. DPRD akan melakukan pengawasan ketat. Hal ini demi memastikan target pembangunan tercapai. Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci.
Di usianya yang ke-425 tahun, Kabupaten Tegal menunjukkan semangat baru. Perayaan Hari Jadi bukan hanya seremonial. Ini adalah penegasan tekad membangun daerah. Tombak Kiai Plered menjadi pengingat abadi. Warisan Ki Gede Sebayu terus dijaga.
Perpindahan tombak pusaka menunjukkan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah dan DPRD bahu-membahu. Membangun Kabupaten Tegal adalah tugas mulia. Tugas ini tidak pernah berhenti. Semangat persatuan dan kerja keras terus membara. Kabupaten Tegal siap menghadapi masa depan gemilang.






