BREBES, Warta Brebes — Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui inisiatif BRI Peduli. Kali ini, fokus kepedulian tertuju pada Pondok Pesantren Assalafiyah Al Qur’aniyah di Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Ratusan paket sembako dibagikan kepada santriwan dan santriwati sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan agama dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pembagian sembako ini merupakan bagian dari program Bina Lingkungan yang dijalankan oleh BRI. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat kurang mampu, sekaligus mempererat hubungan antara bank pelat merah terbesar di Indonesia ini dengan komunitas lokal. Keberadaan BRI di berbagai pelosok negeri bukan sekadar sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang turut berkontribusi pada kemajuan sosial.
Heris Ariadin, Supervisor Operational yang mewakili Pimpinan Cabang BRI Brebes, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian BRI Brebes terhadap masyarakat. "Program BRI Peduli ini menjadi bukti nyata bahwa BRI Brebes berkontribusi untuk negeri," ujarnya dalam rilis pers yang diterima pada Sabtu (25/4/2026).
Bantuan yang diberikan tidak hanya sekadar paket sembako. Lebih dari itu, ini adalah penegasan bahwa BRI hadir untuk berbagi kebahagiaan, terutama kepada para generasi penerus bangsa yang sedang menempuh pendidikan agama di pondok pesantren. Keterlibatan BRI dalam program CSR seperti ini sejalan dengan mandatnya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Pondok Pesantren Assalafiyah Al Qur’aniyah sendiri memiliki peran penting dalam mencetak generasi religius dan berakhlak mulia di wilayah Jagalempeni dan sekitarnya. Keberadaannya menjadi pusat pendidikan agama sekaligus pusat kegiatan sosial bagi masyarakat. Oleh karena itu, dukungan yang diberikan oleh BRI diharapkan dapat meringankan beban para pengurus pondok dan para santri, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemberian bantuan sembako ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang diusung oleh BRI, yaitu memberikan pelayanan terbaik tidak hanya dalam aspek keuangan, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan. Kemitraan antara BRI dan lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren menjadi salah satu pilar penting dalam membangun karakter bangsa yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Sejarah panjang BRI sebagai bank milik pemerintah menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan fungsi sosial. Sejak didirikan pada 16 Desember 1895 di Purwokerto dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Bestuursambtenaren, BRI telah bertransformasi menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia dengan jaringan terluas hingga ke pelosok desa. Jaringan ini memungkinkan BRI untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan memberikan kontribusi yang signifikan.

Program CSR BRI, yang dikenal dengan nama BRI Peduli, mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat. Fokus pada pondok pesantren merupakan salah satu bentuk perhatian BRI terhadap pengembangan sumber daya manusia yang berlandaskan agama. Pendidikan agama memegang peranan krusial dalam membentuk kepribadian yang baik dan berintegritas.
Di tengah tantangan ekonomi yang mungkin dihadapi oleh banyak keluarga, bantuan sembako ini menjadi sangat berarti. Paket sembako biasanya terdiri dari bahan-bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan ini dapat membantu para santri dan pengurus pondok untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, sehingga dapat fokus pada kegiatan belajar mengajar.
Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran perwakilan BRI di lokasi acara juga memberikan apresiasi dan pengakuan atas peran penting pondok pesantren dalam masyarakat. Hal ini dapat memotivasi para santri untuk terus belajar dan berkontribusi positif bagi lingkungan mereka. Dukungan semacam ini membangun rasa kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat.
Pondok Pesantren Assalafiyah Al Qur’aniyah sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan keagamaan yang memiliki sejarah dan reputasi di wilayah Brebes. Dengan ribuan santri yang menempuh pendidikan di sana, kebutuhan akan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan badan usaha milik negara, menjadi sangatlah vital. Program BRI Peduli ini datang di saat yang tepat.
Peran pondok pesantren tidak hanya terbatas pada pendidikan agama semata. Banyak pondok pesantren yang kini juga mengembangkan program-program vokasional dan kewirausahaan bagi para santrinya, membekali mereka dengan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Dukungan dari BRI dapat pula diarahkan untuk program-program semacam ini di masa depan, sehingga lulusan pondok pesantren dapat menjadi individu yang mandiri dan produktif.
Corporate Social Responsibility (CSR) bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan sebuah strategi bisnis yang mengintegrasikan dampak sosial dan lingkungan ke dalam operasional perusahaan. Bagi BRI, implementasi CSR adalah manifestasi dari nilai-nilai perusahaan dan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Keberhasilan BRI dalam menjalankan bisnisnya tak lepas dari dukungan masyarakat, sehingga mengembalikan sebagian manfaat kepada masyarakat adalah sebuah keharusan.
Program BRI Peduli di Pondok Pesantren Assalafiyah Al Qur’aniyah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam pembangunan sosial di Indonesia. Sinergi antara sektor bisnis dan lembaga pendidikan keagamaan akan menciptakan ekosistem yang lebih kuat dan berkelanjutan, di mana generasi muda dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.
Lebih jauh lagi, program ini juga menunjukkan bagaimana BUMN dapat menjadi agen perubahan yang efektif. Melalui program-program TJSL, BUMN seperti BRI tidak hanya menjalankan fungsi bisnisnya, tetapi juga berperan aktif dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Setiap paket sembako yang dibagikan merupakan simbol kepedulian yang mendalam. Ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi para pengajar di pondok pesantren yang telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk mendidik generasi penerus. Dukungan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa para santri dapat belajar dengan tenang dan nyaman, tanpa perlu terlalu khawatir akan pemenuhan kebutuhan dasar mereka.
Selain itu, kegiatan seperti ini juga berpotensi meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan, baik pendidikan formal maupun pendidikan agama. Dengan melihat partisipasi aktif dari lembaga keuangan besar seperti BRI, diharapkan masyarakat luas akan semakin termotivasi untuk memberikan dukungan serupa, baik dalam bentuk materi maupun tenaga.
Brebes sendiri merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang kuat, termasuk keberadaan berbagai pondok pesantren yang menjadi pusat keilmuan dan spiritualitas. Keberagaman ini menjadi modal berharga dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdaya saing.
Program BRI Peduli ini juga selaras dengan agenda pembangunan nasional yang menekankan pentingnya pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan membantu komunitas yang membutuhkan, BRI turut berkontribusi dalam mewujudkan tujuan pembangunan tersebut.
Ke depan, diharapkan program-program CSR yang dijalankan oleh BRI akan semakin inovatif dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan, akan menjadi kunci keberhasilan dalam memaksimalkan dampak positif dari setiap program yang dijalankan.
Kisah BRI Peduli di Pondok Pesantren Assalafiyah Al Qur’aniyah ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk. Mulai dari bantuan materiil seperti sembako, hingga dukungan dalam bentuk program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Semangat berbagi dan membangun kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan BRI dalam menjalankan amanah sebagai bank milik negara.
Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika Pondok Pesantren Assalafiyah Al Qur’aniyah, serta memperkuat sinergi positif antara BRI dan masyarakat. Kehadiran BRI di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai sahabat yang selalu siap memberikan dukungan dan berbagi kebahagiaan. (ADV)










