JAKARTA, Warta Brebes — Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) membantah keras isu diskriminasi dalam seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Sulawesi Selatan. Isu tersebut sempat menghebohkan media sosial. BPIP segera mengirim tim untuk memverifikasi kebenaran informasi yang beredar.
Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, menyatakan tegas bahwa tidak ada tindakan diskriminasi yang terjadi dalam proses seleksi tersebut. Ia menekankan pentingnya BPIP merespons setiap isu yang muncul di masyarakat. Oleh karena itu, tim BPIP langsung dikerahkan untuk memastikan fakta di lapangan.
Tim investigasi BPIP menemukan adanya perbedaan signifikan antara narasi yang beredar di media sosial dengan kenyataan di lapangan. Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga, terutama menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila. Hal ini menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan bangsa dari berita bohong atau hoaks.
Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, BPIP mengimbau seluruh masyarakat. Penting untuk mencerna setiap isu atau pemberitaan secara komprehensif sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Sikap kritis dan bijak dalam menyikapi informasi sangat dibutuhkan.






