CLEO Ekspansi Pabrik & Produk, Targetkan Pertumbuhan Dobel Digit

JAKARTA, Warta Brebes— PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK), agresif memperluas jaringan pabrik dan mendiversifikasi produk demi mengamankan pertumbuhan kinerja dobel digit.

Strategi ganda ini mencakup peningkatan kapasitas produksi melalui penambahan tiga pabrik baru dan peluncuran inovasi produk yang menyasar segmen pasar lebih luas.

Perluas Jaringan Pabrik untuk Jangkauan Distribusi Lebih Luas

Langkah ekspansi fisik CLEO tahun ini ditandai dengan rencana pengoperasian tiga fasilitas produksi anyar. Pabrik-pabrik ini berlokasi strategis di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.

Fasilitas di Palu ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal ketiga tahun ini, disusul oleh pabrik di Pontianak dan Pekanbaru yang dijadwalkan menyusul di kuartal keempat.

Kehadiran jaringan pabrik baru ini krusial dalam memperluas jangkauan distribusi CLEO ke berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memperkuat performa bisnis perusahaan secara keseluruhan. Perluasan ini merupakan bagian dari strategi CLEO untuk terus relevan dan kompetitif di pasar AMDK yang terus berkembang.

Diversifikasi Produk untuk Memperdalam Penetasi Pasar

Selain memperluas kapasitas produksi, CLEO juga menaruh perhatian besar pada inovasi produk. Perseroan aktif meluncurkan variasi produk baru yang dirancang untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas dan mendalam.

Diversifikasi produk menjadi strategi utama perusahaan dalam memperdalam penetrasi ke berbagai kelompok pelanggan, sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika pasar yang cepat berubah.

Salah satu inovasi terbaru yang siap diluncurkan adalah Cleo Platine Water Glass 750 ml dan Cleo Platine Sparkling Water Glass 750 ml. Produk kemasan kaca ini secara spesifik membidik pasar premium, termasuk restoran mewah, hotel, dan jaringan pasar premium lainnya.

Peluncuran produk ini dijadwalkan pada 30 Mei tahun ini, menunjukkan komitmen CLEO untuk memenuhi kebutuhan pasar yang spesifik dan bernilai tambah tinggi.

CEO CLEO, Melisa Patricia, menegaskan komitmen perusahaan terhadap strategi ekspansi dan inovasi.

“Secara konsisten kami terus melakukan ekspansi dan inovasi, bukan hanya sebagai upaya menjaga momentum pertumbuhan tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan AMDK di Tanah Air. Dengan strategi yang diterapkan tersebut, kami optimis CLEO akan dapat meraih pertumbuhan dobel digit tahun ini,” ujar Melisa.

Optimisme Pertumbuhan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Manajemen CLEO tetap meyakini penjualan mampu bertumbuh positif meski kondisi ekonomi global masih diselimuti ketidakpastian. Optimisme ini didukung oleh data daya beli masyarakat hingga April 2026 yang tercatat bertahan di level 5,61%.

“Daya beli masyarakat yang tetap terjaga merupakan kunci pembuka bagi pintu pertumbuhan dalam industri apapun,” jelas Melisa.

“Perseroan juga melihat bahwa dari tahun ke tahun industri AMDK konsisten bertumbuh. Oleh karenanya, sekalipun ketidakpastian ekonomi tetap menjadi tantangan yang nyata, tetapi CLEO tetap optimis akan tetap bisa meraih kinerja penjualan positif tahun ini.”

Pertumbuhan industri AMDK di dalam negeri secara umum menunjukkan tren positif yang stabil di kisaran 5% hingga 8% setiap tahunnya. Konsistensi pergerakan industri ini menjadi indikator kuat bahwa permintaan pasar terhadap air minum kemasan masih sangat tinggi.

Pada awal tahun ini, emiten berkode saham CLEO tersebut mencatatkan kenaikan kinerja hingga dua digit. Angka penjualan perusahaan terealisasi sebesar Rp 774,4 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 15,8% secara tahunan (YoY). Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, perolehan laba bersih konsolidasi perseroan menyentuh angka Rp 122,6 miliar, atau terangkat 5,2% YoY.

“Yang membuat kami semakin optimistis dalam memandang prospek tahun ini adalah fakta bahwa pertumbuhan kinerja yang solid ini didorong seluruh segmen bisnis perseroan,” tambah Melisa Patricia.

Dengan strategi ekspansi pabrik dan diversifikasi produk yang berkelanjutan, CLEO optimis dapat terus mempertahankan momentum pertumbuhan dobel digitnya di pasar AMDK Indonesia.

Bagikan: