JAKARTA, Warta Brebes– Jaya Group membuka jalan bagi komoditas unggulan Indonesia, kakao dan kelapa sawit, untuk menembus pasar Belarus. Melalui PT Indonesia Belarus Jaya, perusahaan ini menargetkan penguatan perdagangan bilateral dengan menjalin kemitraan strategis bersama sejumlah entitas bisnis dari Belarus. Langkah ini diharapkan membuka peluang baru bagi ekspor produk pertanian Indonesia di kancah internasional.
CEO Jaya Group, Tomy Suhartanto, menjelaskan pembentukan PT Indonesia Belarus Jaya merupakan manifestasi komitmen untuk mendukung sinergi ekonomi antara Indonesia dan Belarus. Perusahaan ini didirikan di bawah naungan Holding Jaya Group dengan fokus utama pada aksi nyata dalam mempererat kerja sama di sektor perdagangan dan industri kedua negara.
“PT Indonesia Belarus Jaya adalah perusahaan yang dibentuk di bawah naungan Holding Jaya Group. Fokus dan concern-nya adalah melakukan aksi nyata mendukung kerja sama bilateral dua negara Indonesia dan Belarus,” ujar Tomy Suhartanto. Ia menambahkan bahwa optimasi potensi komoditas kedua negara menjadi prioritas utama dalam kerja sama ini, agar dapat saling dimanfaatkan oleh pasar masing-masing.
Potensi Komoditas Unggulan Indonesia di Belarus
Tomy Suhartanto merinci bahwa komoditas Indonesia yang memiliki prospek cerah di pasar Belarus mencakup kakao dan kelapa sawit. Kedua komoditas ini dikenal memiliki kualitas yang baik dan permintaan yang terus meningkat di pasar global. Dengan masuknya produk-produk ini ke Belarus, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekspor non-migas Indonesia.
Di sisi lain, Belarus juga memiliki produk yang dinilai berpotensi besar untuk diadopsi di pasar Indonesia. Produk-produk tersebut antara lain susu, kabel dan kawat, serta pupuk. Sinergi ini tidak hanya menguntungkan satu pihak, tetapi menciptakan keseimbangan perdagangan yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
“Concern kami dalam proses kerja sama ini intinya adalah mengoptimalkan segala potensi yang ada di antara kedua negara,” tegas Tomy. Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat dan terdiversifikasi.
Nota Kesepahaman Bisnis Sukses Terjalin
Menandai keseriusan dalam menjajaki peluang bisnis, PT Indonesia Belarus Jaya telah berhasil menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa perusahaan terkemuka di Belarus. Perusahaan-perusahaan tersebut meliputi OJSC Minsk Dairy Plant No. 1, Energi Complekt, OJSC Dolomite, dan Belindo Trade. Penandatanganan MoU ini dilakukan bertepatan dengan momentum Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 Indonesia-Belarus Bidang Kerja Sama Ekonomi yang diselenggarakan di Minsk, Belarus.
Acara penting ini turut dihadiri dan disahkan melalui penandatanganan Agreed Minutes oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dan Deputi Perdana Menteri Belarus, Viktor Karankevich. Sidang tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai area kerja sama potensial, mencakup perdagangan, investasi, industri, pertanian dan ketahanan pangan, kehutanan, perbankan, kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, olahraga, serta pariwisata.
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi bukti nyata langkah konkret yang diambil oleh Jaya Group dalam merealisasikan potensi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Belarus. Dengan fokus pada komoditas ekspor unggulan seperti kakao dan sawit, Jaya Group optimis dapat membuka babak baru dalam memperluas jangkauan pasar produk Indonesia di kancah internasional, khususnya di kawasan Eropa Timur.






