BREBES, Warta Brebes — Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, bersama Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, dan Wakil Bupati Brebes, Wurja, meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan.
Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026 siang. Peninjauan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan pendidikan merata bagi seluruh masyarakat.
Sekolah Rakyat Brebes ditargetkan rampung dan dapat dimanfaatkan warga pada bulan Juni mendatang. Program ini membuka akses pendidikan yang lebih luas. Terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Mereka kini dapat mengenyam pendidikan layak dan berkualitas.
Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya Sekolah Rakyat. Pembangunan fisik ini merupakan investasi masa depan generasi muda. Pemerintah berupaya memastikan setiap anak punya kesempatan belajar. Mereka bebas meraih cita-cita tanpa hambatan ekonomi.
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, berharap Sekolah Rakyat berdampak nyata. Peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama. Pendidikan adalah kunci memutus rantai kemiskinan. Hal ini membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Brebes.
Wakil Bupati Brebes, Wurja, menegaskan kesiapan Pemkab Brebes. Mereka siap mendukung penyelesaian pembangunan. Pemerintah memastikan operasional sekolah berjalan optimal. Manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat Brebes.
Rombongan meninjau bangunan dan sarana pendukung sekolah. Mereka juga menerima laporan progres pendataan calon peserta didik.
Tim SDM PKH Brebes mencatat 165 calon peserta didik terdaftar. Target awal mencapai 370 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA. Semua calon peserta didik memenuhi kriteria penerima manfaat dari Kemensos RI.
Sekolah Rakyat di Desa Wlahar bukan hanya tempat belajar. Ini adalah ruang tumbuh kembang anak-anak Brebes. Mereka akan membangun masa depan lebih baik. Anak-anak Brebes akan menjadi pribadi mandiri dan berdaya saing. Akses pendidikan yang terbuka luas meningkatkan kesejahteraan masyarakat.






