OKI, Warta Brebes — Senja di Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir, tiba-tiba pecah oleh suara tembakan. Tragisnya, suara itu mengakhiri hidup SH, seorang remaja 18 tahun, di dalam kamar yang sunyi. Korban ditemukan dengan luka tembak di perut, bukti bisu dari kekerasan yang terjadi.
Peristiwa memilukan ini menggemparkan warga setempat, meninggalkan tanya tentang motif di balik aksi brutal tersebut.
Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir bergerak cepat merespons insiden maut ini.
Penyelidikan awal mengarahkan pada sebuah rumah di Blok E, Desa Margo Bakti, sebagai lokasi kejadian perkara. Di sanalah, SH dan MCA berada sebelum insiden mematikan itu terjadi.
Alhasil, kurang dari 12 jam setelah laporan diterima, tim gabungan berhasil mengamankan terduga pelaku. MCA, 18 tahun, yang kini menjalani pemeriksaan intensif.
Suara letusan yang menggema singkat di dalam kamar seketika mengubah segalanya. SH yang terluka parah sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, tim medis tak berdaya menyelamatkan nyawanya, mengukuhkan statusnya sebagai korban nyawa.
Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Eko Rubiyanto, menegaskan komitmen kepolisian dalam mengungkap tuntas kasus ini. “Kami berupaya memberikan kepastian hukum secepatnya,” ujar Eko, Selasa (2/6/2026).
Pendalaman fakta dan alat bukti terus dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan profesional dan objektif.







