Ratusan ASN Brebes Bolos Bayar Rp250 Ribu, Pemda Sebut Sistem BKD Dijebol Hacker

BREBES – Ratusan ASN Brebes bolos kerja. Mereka memanfaatkan aplikasi absensi fiktif. Aplikasi ini terintegrasi dengan data Pemkab Brebes.

ASN membeli aplikasi versi pro. Biaya aktivasi Rp250 ribu per tahun. Tampilan aplikasi menyerupai sidik jari. Tertulis "Presensi ASN Kabupaten Brebes".

Aplikasi marak dijual antar ASN. Pengguna lama memberi tahu cara aktivasi. Mereka membayar Rp250 ribu per tahun. Pembayaran melalui transfer.

Sumber tidak tahu penjualnya. Apakah dari Pemda Brebes atau bukan. Praktik ini menyebar dari mulut ke mulut. ASN menghubungi pengguna lama.

ASN pengguna memberi nomor kontak penjual. Calon pengguna menghubungi sendiri penjualnya. Penjual punya akses sistem BKD.

Aplikasi memungkinkan absen tanpa hadir. ASN bisa absen meski di luar kota. Mereka tetap bisa absen sidik jari. Ini sangat membantu ASN.

Kepala BKPSDMD Brebes buka suara. Moh Syamsul Haris angkat bicara. Penjual aktivasi fiktif bukan orang Pemda.

Dia menuding adanya peretasan. Aplikasi dijual oleh hacker. Hacker berhasil menembus sistem BKPSDMD.

Bagikan: