PMKNU Gali Potensi Kader Nahdlatul Ulama

CIREBON, Warta Brebes — Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) 2026 baru saja rampung di Cirebon. Acara ini berlangsung selama lima hari, dari 13 hingga 17 Mei 2026. Forum ini secara mendalam mengupas tantangan internal organisasi NU.

Peserta diajak jujur menganalisis kondisi NU dari berbagai tingkatan. Diskusi terbuka mengalir tanpa sekat menjadi sorotan utama.

Para kader NU fokus mencari solusi atas problematika yang dihadapi organisasi. Mereka melihat kondisi objektif Nahdlatul Ulama hingga ke akar rumput. Tujuannya adalah memperkuat organisasi di tengah masyarakat.

Tokoh-tokoh kunci turut hadir dalam forum penting ini. Gus Irfan Wahid, K.H. Em Yusuf Chudlory, K.H. Imam Jazuli, dan Gus Miftah hadir memberikan pandangan. Kehadiran mereka memperkuat nilai-nilai ke-NU-an. Semangat silaturahmi antar-kader semakin terjalin erat.

Pesan kolaborasi menjadi penekanan utama PMKNU kali ini. Peserta didorong meninggalkan mentalitas kompetisi internal. Mereka harus saling bahu-membahu dan bekerja sama. Energi kader NU sebaiknya difokuskan untuk kemaslahatan umat.

Acara ini mendapatkan apresiasi dari PBNU. Ketua Umum K.H. Yahya Cholil Staquf turut memberikan dukungan. K.H. Masyhuri Malik dan K.H. Miftah Faqih juga berperan penting. Dukungan ini menciptakan ruang belajar berkualitas bagi calon pemimpin NU.

Para alumni diharapkan mengimplementasikan ilmu yang didapat. Tujuannya untuk pengabdian yang lebih luas kepada umat.

Bagikan: