BREBES, Warta Brebes – Kebakaran hebat melanda kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Kluwut, Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Selasa (28/7/2026) dini hari. Kobaran api menghanguskan sejumlah bangunan semi permanen dan gudang penyimpanan barang yang berada di bantaran sungai atau lepelepe kawasan pelabuhan.
Hingga Selasa pagi, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di lokasi kejadian. Penyebab kebakaran dan jumlah pasti bangunan yang terdampak masih dalam penyelidikan aparat terkait.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api pertama kali terlihat sekitar pukul 04.00 WIB dari salah satu bangunan semi permanen di bantaran sungai pelabuhan. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah bangunan lainnya.
Kepulan asap hitam pekat tampak menyelimuti kawasan pelabuhan dan membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga berupaya membantu proses pemadaman sambil menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi.
Api Cepat Merambat ke Sejumlah Bangunan
Kebakaran terjadi di kawasan sebelah timur kali Kluwut, tepatnya di sebelah utara Kongsi Pelabuhan Kluwut. Material bangunan semi permanen yang mudah terbakar diduga membuat api cepat merambat ke bangunan lain yang saling berdekatan.
Kondisi bangunan yang berada di kawasan bantaran sungai juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
Warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut belum mampu mengendalikan kebakaran.
Petugas Masih Lakukan Pendinginan
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP, Linmas, dan Damkar Kabupaten Brebes mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari petugas yang berada di lapangan.
“Petugas belum kembali ke markas, saat ini masih melakukan pendinginan. Anggota belum kirim laporan resmi,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Penyebab Kebakaran Masih Didalami
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
Informasi yang berkembang di lokasi menyebutkan api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merambat ke bangunan di kawasan pelabuhan. Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan awal dan belum menjadi keterangan resmi dari pihak berwenang.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran sebelum hasil penyelidikan diumumkan secara resmi.
Kerugian dan Jumlah Bangunan Terdampak Masih Didata
Hingga berita ini diterbitkan, petugas belum merilis jumlah pasti bangunan yang terdampak maupun total kerugian material akibat kebakaran tersebut.
Proses pendataan akan dilakukan setelah pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan di lokasi kejadian. Petugas juga masih melakukan identifikasi terhadap jenis barang yang tersimpan di dalam bangunan yang terbakar.
Selain itu, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Hingga Selasa pagi, petugas masih terus memantau kondisi di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
























