BERITA BREBES TERKINI
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

DPD JULEHA Brebes Ikuti TOT Juru Sembelih Halal di BBPKH Cinagara

Bogor — Warta Brebes, Upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia Juru Sembelih Halal (JULEHA) di Kabupaten Brebes terus dilakukan. Salah satunya melalui keikutsertaan 11 perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (DPD JULEHA) Kabupaten Brebes dalam Training of Trainer (TOT) Juru Sembelih Halal di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Bogor.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 16–19 September 2026, tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk memperdalam kompetensi sekaligus mempersiapkan diri sebagai tenaga pelatih Juru Sembelih Halal di daerah.

Pelaksanaan TOT dibuka oleh Kepala BBPKH Cinagara, Dr. Inneke Kusumawaty, S.TP., M.P. Selama mengikuti kegiatan, peserta menjalani pembelajaran dengan sistem asrama yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara intensif. Selain materi teknis, pola pendidikan tersebut turut membentuk kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, komunikasi, serta kesiapan peserta dalam menjalankan tugas sebagai calon trainer.

Pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui penyampaian teori. Peserta juga mengikuti praktik, pendalaman dan refleksi materi, serta microteaching. Seluruh rangkaian pembelajaran diarahkan pada penguasaan 10 Unit Kompetensi Juru Sembelih Halal sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 147 Tahun 2022 tentang SKKNI Juru Sembelih Halal.

Sepuluh unit kompetensi tersebut mencakup penerapan syariat Islam dalam penyembelihan, koordinasi pekerjaan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), higiene dan sanitasi, persiapan peralatan, pemeriksaan kondisi fisik hewan, penetapan kesiapan hewan untuk disembelih, penerapan teknik penyembelihan, pemeriksaan kelayakan proses penyembelihan, serta penetapan status kematian hewan.

Namun, sebagai peserta TOT, penguasaan materi saja tidak menjadi satu-satunya tuntutan. Peserta juga diarahkan agar mampu mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada orang lain. Karena itu, kemampuan berkomunikasi, menyusun materi pembelajaran, menyampaikan informasi secara sistematis, serta mengelola proses pelatihan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Hal itu diterapkan melalui sesi microteaching. Dalam sesi tersebut, peserta tampil sebagai trainer dengan menyampaikan materi yang telah dipersiapkan. Penampilan peserta kemudian mendapatkan evaluasi, masukan, dan penguatan sehingga kemampuan mengajar dapat terus dikembangkan.

Mendukung Program Satu Desa Satu JULEHA

Keikutsertaan 11 anggota DPD JULEHA Kabupaten Brebes dalam TOT menjadi bagian dari upaya memperkuat ketersediaan tenaga Juru Sembelih Halal yang memiliki kompetensi di tingkat daerah.

Kebutuhan tersebut semakin relevan dengan adanya Program SADESA (Satu Desa Satu JULEHA) yang menjadi salah satu arah pengembangan Juru Sembelih Halal di Kabupaten Brebes. Implementasi program tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami prinsip penyembelihan sesuai syariat Islam, tetapi juga memiliki kemampuan dan kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama, DPD JULEHA Kabupaten Brebes bersama BBPKH Cinagara juga telah menjalin kerja sama melalui Nota Kesepahaman (MoU) Nomor 083/JULEHA.04.29/IX/2026 dan Nomor 1674/SM.110/I.13/09/2026.

Kerja sama tersebut menjadi salah satu landasan dalam pengembangan peningkatan kapasitas sumber daya manusia JULEHA. Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan pembinaan, termasuk Bimbingan Teknis Juru Sembelih Halal serta fasilitasi peningkatan kompetensi menuju Sertifikasi Kompetensi BNSP, sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya kerja sama tersebut, pembinaan JULEHA di Kabupaten Brebes diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan, mulai dari peningkatan pengetahuan, penguatan keterampilan, pendampingan, hingga pengembangan kompetensi.

Dari Peserta Menjadi Trainer

Bagi 11 peserta dari DPD JULEHA Kabupaten Brebes, mengikuti TOT di BBPKH Cinagara bukan sekadar mengikuti pelatihan. Kegiatan tersebut menjadi proses untuk mempersiapkan kader yang nantinya diharapkan mampu berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada Juru Sembelih Halal lainnya di Kabupaten Brebes.

Melalui pembelajaran teori, peserta memperoleh dasar pengetahuan. Sementara itu, praktik memberikan pengalaman teknis, refleksi membantu memperkuat pemahaman, dan microteaching menjadi ruang untuk melatih kemampuan menyampaikan materi kepada peserta didik atau peserta pelatihan.

Kepala BBPKH Cinagara, Dr. Inneke Kusumawaty, S.TP., M.P., dalam rangkaian kegiatan memberikan perhatian terhadap pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari penguatan kompetensi Juru Sembelih Halal.

Kompetensi yang diperoleh selama TOT diharapkan tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan pelatihan di Cinagara. Pengetahuan, keterampilan, dan metode pembelajaran yang diperoleh diharapkan dapat dibawa kembali ke Kabupaten Brebes dan dikembangkan melalui kegiatan pembinaan di tengah masyarakat.

Para alumni TOT juga diharapkan dapat berperan sebagai penggerak dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai penyembelihan halal dengan tetap berpedoman pada syariat Islam, standar kompetensi, keselamatan dan kesehatan kerja, higiene dan sanitasi, serta aspek kesejahteraan hewan.

DPD JULEHA Brebes: TOT Menjadi Awal Tanggung Jawab

Ketua DPD JULEHA Kabupaten Brebes, Chasan Mudofar, yang dalam kegiatan tersebut juga dipercaya sebagai Ketua Kelas TOT Juru Sembelih Halal, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan di BBPKH Cinagara.

Menurutnya, TOT mempunyai arti penting bagi DPD JULEHA Kabupaten Brebes karena peserta tidak hanya mendapatkan penguatan kompetensi sebagai Juru Sembelih Halal, tetapi juga dipersiapkan untuk memiliki kemampuan sebagai trainer.

“Training of Trainer ini bukan akhir dari sebuah pelatihan, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ilmu yang kami peroleh di BBPKH Cinagara harus kami bawa pulang, kami kembangkan, dan kami manfaatkan untuk meningkatkan kompetensi Juru Sembelih Halal di Kabupaten Brebes.”

Chasan menambahkan, kerja sama antara DPD JULEHA Brebes dan BBPKH Cinagara diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Program SADESA atau Satu Desa Satu JULEHA di Kabupaten Brebes.

Menurutnya, keberadaan MoU juga memberikan arah yang lebih jelas dalam pengembangan kapasitas JULEHA, terutama dalam penyelenggaraan pembinaan dan peningkatan kompetensi.

“Dengan adanya MoU ini, kami berharap Bimbingan Teknis JULEHA, penguatan kompetensi, serta proses menuju Sertifikasi Kompetensi BNSP dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pembinaan dan pendampingan BBPKH Cinagara. Ini sangat penting untuk menjaga kualitas dan standar kompetensi JULEHA.”

Membawa Ilmu Pulang ke Brebes

Empat hari menjalani TOT memberikan pengalaman tersendiri bagi 11 peserta DPD JULEHA Kabupaten Brebes. Mereka tidak hanya memperoleh materi mengenai kompetensi Juru Sembelih Halal, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam mengelola proses pembelajaran dan menyampaikan materi kepada orang lain.

Setelah kembali ke Kabupaten Brebes, pekerjaan berikutnya adalah menerjemahkan pengalaman tersebut menjadi kegiatan nyata. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembinaan JULEHA di berbagai wilayah.

Semangat “Satu Desa Satu JULEHA” menjadi salah satu dorongan bagi DPD JULEHA Kabupaten Brebes untuk terus mengembangkan keberadaan Juru Sembelih Halal yang kompeten, profesional, amanah, serta memahami standar penyembelihan halal.

Sinergi dengan BBPKH Cinagara diharapkan dapat terus berjalan dalam mendukung sistem pembinaan yang berkesinambungan, mulai dari edukasi masyarakat, pelaksanaan bimbingan teknis, peningkatan kompetensi, hingga pengembangan menuju sertifikasi kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan langkah tersebut, keberadaan JULEHA di Kabupaten Brebes diharapkan tidak hanya semakin bertambah secara kuantitas, tetapi juga semakin kuat dari sisi kualitas, kompetensi, dan kemampuan memberikan manfaat bagi masyarakat.

DPD JULEHA KABUPATEN BREBES
“Hidup Bermanfaat Bagi Umat”

Penulis: Dwi Topo Pamuji | Editor: Wasis Waseso