BERITA TERBARU
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Kesehatan
Keuangan
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Tabungan Siswa SDN Brebes 02 Tak Kunjung Cair, Puluhan Wali Murid Datangi Sekolah

BREBES, Warta Brebes – Puluhan wali murid mendatangi sekolah pada Selasa (23/6/2026) setelah uang tabungan siswa SDN Brebes 02 yang dijanjikan cair sebelum pembagian rapor tak kunjung diterima.

Keterlambatan pencairan tabungan siswa kelas 3B ini bukan kali pertama, namun terjadi berulang kali memicu keresahan sekaligus kekecewaan para orang tua.

Sejak pagi, sejumlah wali murid terlihat menunggu kepastian pencairan tabungan yang selama satu tahun ajaran dititipkan kepada wali kelas. Sebagian di antara mereka mengaku telah berulang kali menerima janji pencairan, namun selalu tertunda dengan berbagai alasan.

Tabungan Siswa SDN Brebes 02 Untuk Kebutuhan

Salah seorang wali murid yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengaku kecewa karena tabungan anaknya belum juga diterima meski tahun ajaran telah berakhir.

Menurutnya, semula pencairan dijanjikan dilakukan sebelum pembagian rapor. Namun jadwal tersebut beberapa kali berubah sehingga membuat para orang tua kehilangan kepastian.

“Awalnya janji akan cair sebelum pembagian rapor. Setelah itu mundur lagi, alasannya karena belum mengambil uang di bank. Kemudian sekarang mundur lagi karena ada kegiatan Porsenitas. Kami hanya ingin mendapatkan hak anak-anak yang sudah menabung selama setahun,” ujarnya.

Kekecewaan serupa juga disampaikan wali murid lainnya. Mereka mengaku uang tabungan tersebut sangat dibutuhkan untuk membeli perlengkapan sekolah menjelang kenaikan kelas.

Nilai tabungan siswa SDN Brebes 02 setiap anak bervariasi. Berdasarkan keterangan para wali murid, jumlah yang diterima berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp6 juta per siswa.

“Uang itu rencananya dipakai untuk kebutuhan sekolah anak. Karena pencairannya terus mundur, kami jadi kesulitan mengatur kebutuhan menjelang tahun ajaran baru,” kata salah seorang wali murid.

Pencairan Disebut Molor Beberapa Kali

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keterlambatan pencairan tabungan telah terjadi beberapa kali. Jadwal pertama disebut dijanjikan sebelum pembagian rapor pada pertengahan Juni 2026. Namun pencairan urung dilakukan.

Selanjutnya pencairan kembali dijadwalkan saat pembagian rapor pada Sabtu (20/6/2026). Akan tetapi, pencairan kembali tertunda. Para wali murid kemudian kembali mendapat informasi bahwa tabungan akan dibagikan pada Senin (22/6/2026), namun realisasinya kembali molor.

Kondisi tersebut membuat sejumlah wali murid memilih datang langsung ke sekolah untuk meminta kejelasan mengenai uang tabungan anak-anak mereka.

Guru Mengaku Terkendala Tugas Kedinasan

Guru Kelas 3B SDN 2 Brebes, Farikhin, membenarkan keterlambatan pencairan tabungan siswa. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para wali murid dan menjelaskan bahwa keterlambatan terjadi karena dirinya harus menjalankan tugas kedinasan mendampingi kontingen Kabupaten Brebes dalam kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsenitas) di Kota Cirebon.

“Baru hari ini saya bisa membagikan uang tabungan murid karena ada tugas kedinasan mendampingi kegiatan Porsenitas di Cirebon bersama kontingen Brebes,” ujarnya.

Pada hari yang sama, proses pencairan tabungan akhirnya dilakukan kepada para siswa dan wali murid yang datang ke sekolah.

Meski uang tabungan berhasil diterima, sejumlah orang tua berharap pengelolaan tabungan siswa ke depan dilakukan lebih tertib dan transparan agar tidak menimbulkan keresahan serupa.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena tabungan siswa yang dihimpun selama satu tahun ajaran bukan hanya menyangkut administrasi sekolah, tetapi juga kebutuhan pendidikan anak yang sangat dinantikan oleh para orang tua menjelang tahun ajaran baru.

Bagikan: