JAKARTA, Warta Brebes — Rolls-Royce, yang lama menjadi lambang kemewahan tertinggi bagi para konglomerat China, kini menghadapi tantangan serius. Dulu, memiliki sedan atau SUV Inggris ini adalah penanda status sosial kelas atas yang tak terbantahkan, setara dengan Mercedes-Benz dan Bentley. Namun, tren bergeser drastis. Kalangan atas di Negeri Tirai Bambu semakin melirik mobil mewah buatan dalam negeri menggeser image mewah mobil Eropa.
Peningkatan kualitas produk lokal dan tumbuhnya rasa bangga terhadap mobil pabrikan China mendorong perubahan fundamental tersebut.
Bergesernya mindset itu tentu saja semakin menguntungkan merek lokal seperti Hongqi. Merek premium di bawah naungan FAW Group ini bahkan dilaporkan berhasil memikat para pembeli mobil ultra-mewah yang sebelumnya identik dengan Rolls-Royce.
Hongqi, yang memiliki sejarah panjang sebagai pemasok kendaraan resmi bagi para petinggi negara, kini merambah segmen premium dengan serius.
Hongqi Bangkit, Tantang Dominasi Merek Eropa
Hongqi tidak lagi sekadar nama bersejarah. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka memperluas lini produk hingga ke segmen ultra-mewah.
Salah satu mahakarya mereka adalah Golden Sunflower Guoli, yang diperkenalkan dengan harga fantastis sekitar US$1,6 juta atau lebih dari Rp26 miliar. Alih-alih mengandalkan performa mesin semata, Hongqi menawarkan kemewahan yang kental dengan budaya China.
Kabin Golden Sunflower Guoli berhiaskan bordir tangan yang dikerjakan lebih dari 1.200 jam. Penggunaan sekitar 100 jenis benang sutra menciptakan motif awan yang indah pada langit-langit interior.
Desain ini ternyata berbuah manis. FAW Group melaporkan bahwa lini ultra-mewah Golden Sunflower berhasil mencatat sekitar 1.400 pembeli sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut melampaui perkiraan penjualan Rolls-Royce di China yang hanya berkisar 700 unit pada periode yang sama, menurut analis industri otomotif MarkLines.
Keunggulan Budaya dan Kebanggaan Lokal Kalahkan Pamor Rolls-Royce
Keberhasilan Hongqi menunjukkan pergeseran lanskap persaingan di segmen mobil ultra-mewah. Keputusan pembelian para taipan China kini tidak lagi semata-mata didorong oleh nama besar merek Eropa.
Identitas budaya yang kuat, sentuhan seni yang unik, dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri menjadi faktor penentu yang semakin penting.
Konsumen China modern ingin menunjukkan identitas mereka, dan merek seperti Hongqi mampu menawarkan itu dengan cara yang otentik.
Keberhasilan ini tidak membuat Hongqi berpuas diri. Pabrikan ini tengah gencar memperluas ekspansi ke pasar internasional, termasuk Malaysia dan Rusia, demi memperkuat posisinya di kancah mobil mewah global.
Dengan strategi yang memadukan kemewahan khas China dan kualitas mumpuni, Hongqi berpotensi menjadi pemain utama yang patut diperhitungkan, mengancam dominasi merek-merek Eropa yang telah lama mapan, termasuk Rolls-Royce.

























