TEGAL, Warta Brebes – Kebakaran melanda Kantor Balai Desa Lumingser, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Kamis (30/7/2026) dini hari. Kobaran api menghanguskan ruang gudang dan merusak sejumlah fasilitas pelayanan desa, termasuk ruang Kepala Desa dan ruang perangkat desa.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa. Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke permukiman warga di sekitar lokasi.
Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Tegal, Nawawi, mewakili Kepala Satpol PP Agus Sukoco mengatakan, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari ruang gudang.
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, titik awal api diduga berasal dari ruang gudang akibat arus pendek listrik. Namun, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata Nawawi.
Api Muncul dari Ruang Gudang
Warga pertama kali mengetahui adanya kebakaran sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, kobaran api terlihat dari area penyimpanan barang yang berada di dalam kompleks balai desa.
Api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke bagian bangunan lainnya. Sejumlah fasilitas pelayanan desa pun ikut terdampak sebelum petugas tiba di lokasi.
Laporan kebakaran diterima melalui layanan Call Center 112 pada pukul 01.30 WIB. Petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Dua Armada Damkar Dikerahkan
Untuk mempercepat proses pemadaman, dua unit armada diterjunkan dari Pos Damkar Adiwerna dan Pos Damkar Slawi. Sebanyak tujuh personel turun langsung ke lokasi dan tiba sekitar pukul 01.40 WIB.
Petugas pemadam kebakaran bekerja sama dengan personel Polsek Adiwerna dan Koramil Adiwerna untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.
Sinergi antarinstansi tersebut berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain maupun permukiman warga yang berada di sekitar balai desa.
Ruang Kepala Desa Ikut Terdampak
Selain menghanguskan ruang gudang, api juga merusak sebagian ruang Kepala Desa dan ruang perangkat desa. Sejumlah fasilitas pelayanan publik di dalam bangunan turut terdampak akibat kebakaran tersebut.
Petugas akhirnya berhasil memadamkan api secara total pada pukul 02.30 WIB atau sekitar satu jam setelah proses pemadaman berlangsung.
Setelah api berhasil dijinakkan, tim pemadam kebakaran melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Saat ini lokasi sudah dalam kondisi aman dan situasi kembali kondusif,” ujar Nawawi.
Kerugian Masih Didata
Hingga Kamis pagi, pemerintah desa bersama instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap kerusakan bangunan dan fasilitas yang terdampak kebakaran.
Petugas juga masih menyelidiki penyebab pasti munculnya api. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di ruang gudang, namun hasil penyelidikan resmi masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, pelayanan publik di Balai Desa Lumingser diperkirakan akan mengalami penyesuaian sementara hingga proses pendataan dan penanganan selesai dilakukan.


























