BREBES, Warta Brebes – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Keputusan itu diambil setelah ratusan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan yang disajikan pada Jumat (24/7/2026) lalu.
Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Brebes, Arya Dewa Nugroho, mengatakan sebanyak 291 penerima manfaat tercatat terdampak dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, 86 orang mengeluhkan diare, sementara lainnya mengalami keluhan seperti mual.
“Dalam catatan kami ada 291 penerima manfaat yang terdampak dari SPPG yang ada di Sirampog per Jumat 24 Juli 2026 lalu,” kata Arya Dewa Nugroho, Kamis (30/7/2026).
Arya memastikan seluruh penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan telah sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa pada pekan lalu.
SPPG Disuspend hingga Perbaikan Dilakukan
Arya menjelaskan, BGN telah memberikan sanksi suspend terhadap SPPG di Kecamatan Sirampog. Penghentian sementara operasional itu berlaku hingga pihak pengelola menyelesaikan seluruh perbaikan yang diperlukan.
“Sudah disuspend sampai perbaikan dilakukan,” ujarnya.
Menurut Arya, keputusan tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh untuk memastikan standar keamanan pangan dalam Program MBG tetap terjaga.
BGN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penerima manfaat dan keluarga yang terdampak akibat kejadian tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” katanya.
Biaya Pengobatan Ditanggung Mitra
Arya menjelaskan, aturan mengenai pemberian dana kompensasi dari BGN hanya dapat dilakukan apabila kejadian tersebut ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Sementara itu, proses investigasi masih berlangsung sehingga penetapan status belum dapat dilakukan.
Meski demikian, BGN telah meminta pihak mitra penyedia layanan untuk menanggung biaya pengobatan seluruh penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan.
“Kami menyampaikan kepada mitra supaya biaya-biaya pengobatannya terlebih dahulu dapat tercover. Alhamdulillah sudah dilaksanakan oleh mereka,” jelas Arya.
Hasil Uji Laboratorium Masih Ditunggu
Sementara itu, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang telah dikirim ke Semarang.
Kepala Dinkesda Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, mengatakan hasil pemeriksaan diperkirakan baru dapat diketahui paling cepat dalam waktu satu minggu.
“Belum. Paling cepat satu minggu,” ujar Heru.
Hasil pemeriksaan laboratorium tersebut akan menjadi salah satu dasar untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para penerima manfaat.
Evaluasi Program MBG Terus Dilakukan
Kasus di Kecamatan Sirampog menjadi bahan evaluasi penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Brebes. BGN memastikan investigasi tetap berjalan dan standar keamanan pangan akan diperketat sebelum SPPG kembali beroperasi.
BGN juga menegaskan penghentian sementara layanan dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerima manfaat. Operasional SPPG baru akan dibuka kembali setelah seluruh proses perbaikan dan evaluasi dinyatakan selesai.

























