BREBES,Warta Brebes — Dua rumah warga di Dukuh Porshub, RT 04/RW 03, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, ludes terbakar pada Minggu (20/9/2026) dini hari.
Kebakaran diduga dipicu tungku kayu yang bara apinya belum sepenuhnya padam. Api kemudian merembet ke tumpukan kayu bakar di sekitar dapur hingga membakar rumah milik Nurkholis dan Shobaroh.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Api Membesar, Warga Kesulitan Memadamkan
Informasi yang dihimpun menyebutkan, warga dikejutkan teriakan dari arah rumah Nurkholis. Sejumlah warga yang masih terjaga langsung mendatangi lokasi.
Setibanya di lokasi, warga melihat kobaran api disertai kepulan asap tebal sudah mengepung bangunan rumah.
Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara darurat. Namun, minimnya sumber air di tengah kondisi musim kemarau membuat api sulit dikendalikan.
“Sempat dilakukan pemadaman secara darurat, namun minimnya sumber air di tengah kondisi cuaca kering menyebabkan api sulit dikendalikan,” ujar Widodo, salah seorang warga.
Api kemudian semakin membesar dan melahap bagian utama rumah. Karena kedua bangunan berdempetan, kobaran api merembet ke rumah Shobaroh.
“Posisinya berdempetan, sehingga api yang tertiup angin menjalar melalui bagian bangunan yang mudah terbakar,” kata Widodo.
Damkar Hadapi Selang Bocor
Perangkat desa yang menerima laporan segera berkoordinasi dengan Polsek Tonjong dan petugas Damkar Pos Bumiayu.
Personel Damkar bersama tim USR Tonjong kemudian berjibaku memadamkan api. Upaya tersebut dilakukan agar kobaran tidak merembet ke permukiman padat di sekitar lokasi.
Petugas sempat menghadapi kendala teknis saat proses pemadaman. Salah satu selang dilaporkan mengalami kebocoran ketika tekanan air dimaksimalkan.
Selain itu, seorang petugas Damkar harus mendapat penanganan medis setelah kakinya tertusuk paku di tengah reruntuhan bangunan saat proses pendinginan.
Api akhirnya benar-benar padam sekitar pukul 04.20 WIB.
Diduga Berawal dari Tungku Kayu
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Nurkholis sempat menggunakan tungku kayu pada sore hari sebelum kebakaran.
Bara api diduga belum sepenuhnya padam. Bara tersebut kemudian diduga merembet ke tumpukan kayu bakar di sekitar dapur hingga memicu kebakaran.
Kedua rumah yang masing-masing berukuran sekitar 10 x 8 meter tersebut kini hanya menyisakan puing-puing bangunan yang menghitam.
Polisi Imbau Warga Waspada
Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar melalui Kapolsek Tonjong Iptu Yazid Asmungi membenarkan kebakaran yang menghanguskan rumah Nurkholis dan Shobaroh tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama selama musim kemarau.
Warga diminta memastikan tungku, kompor, maupun instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat.
“Peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga menjadi peringatan agar kita di musim kemarau ini selalu berhati-hati. Di lingkungan kita banyak benda mudah terbakar,” tandasnya.
























