BERITA TERBARU
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...

Remaja Tewas di Saluran Air Lebaksiu, Luka Lebam di Wajah Ungkap Dugaan Pembunuhan

TEGAL, Warta Brebes – Bau menyengat yang muncul dari sebuah saluran air di dekat lapangan sepak bola Desa Lebakgowah, Kecamatan Lebaksiu, membuka tabir kematian misterius seorang remaja berusia 17 tahun. Remaja tewas di saluran air Lebaksiu itu pun jadi buah bibir.

Korban bernama M. Bahrul Ulum (17), warga Desa Lebakgowah RT 02/RW 04, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Temuan sejumlah luka lebam di wajah dan kepala korban membuat polisi menyelidiki kasus ini sebagai dugaan tindak kekerasan.

Bau Menyengat Bawa Warga ke Penemuan Mengerikan

Peristiwa itu bermula pada Selasa (9/6/2026). Seorang perangkat desa yang melintas di sekitar lapangan sepak bola mencium aroma busuk dari arah saluran air.

Rasa penasaran mendorong saksi mencari sumber bau tersebut. Saat mendekat, ia menemukan sesosok tubuh pria tergeletak di dalam selokan.

Saksi kemudian melaporkan temuannya kepada Polsek Lebaksiu.
Kapolsek Lebaksiu AKP Eko Darmaji mengatakan petugas bersama Tim Inafis Polres Tegal langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan warga. Jenazah kemudian kami evakuasi ke RSUD Dokter Soeselo Slawi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Eko.

Luka Lebam Jadi Petunjuk Awal Penyidik

Pemeriksaan awal mengungkap sejumlah fakta yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan.

Tim Inafis menemukan luka lebam pada telinga kanan, telinga kiri, dan bagian wajah korban. Polisi menduga benda tumpul menyebabkan luka tersebut.

Selain itu, kondisi jasad menunjukkan korban kemungkinan sudah meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.

Saat petugas menemukan korban, tubuhnya mulai mengalami proses pembusukan.

Temuan tersebut membuat penyidik memperluas penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian remaja tersebut.

Korban Hilang Sejak Senin Malam

Keluarga mengaku kehilangan kontak dengan Bahrul sejak Senin (8/6/2026). Namun mereka tidak langsung merasa curiga. Korban sehari-hari berjualan kopi di kawasan Alun-alun Slawi dan kerap pulang menjelang pagi.

Karena kebiasaan itu, keluarga mengira Bahrul masih bekerja atau menginap di tempat lain.

Baru setelah mendapat kabar penemuan mayat di Desa Lebakgowah, keluarga datang ke lokasi dan memastikan identitas korban.

Polisi Telusuri Pria Misterius

Penyelidikan kemudian mengarah pada aktivitas terakhir korban.
Dari keterangan sejumlah saksi, termasuk rekan sesama pedagang kopi, polisi memperoleh informasi bahwa Bahrul terakhir terlihat meninggalkan lokasi jualan bersama seorang pria yang belum diketahui identitasnya.

Informasi itu kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik.
Satreskrim Polres Tegal telah mengambil alih penanganan perkara dan terus mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri jejak pergerakan korban sebelum meninggal dunia.

Polisi juga berupaya mengungkap identitas pria yang terakhir terlihat bersama Bahrul.

Misteri  Remaja Tewas di Saluran Air Lebaksiu Menunggu Jawaban

Hingga kini penyidik belum mengungkap motif maupun pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.

Sejumlah pertanyaan masih menggantung. Mengapa Bahrul berada di saluran air? Apa yang terjadi setelah ia meninggalkan lokasi berjualan? Dan siapa pria yang terakhir menemaninya malam itu?

Polisi berharap rangkaian penyelidikan yang sedang berjalan dapat mengungkap seluruh fakta di balik kematian remaja asal Lebakgowah tersebut.

Bagikan: