BEKASI, Warta Brebes — Malam kelam menyelimuti Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5/2026). Seorang balita lelaki berinisial A (2) ditemukan tak bernyawa di sebuah kontrakan. Darah menjadi saksi bisu tragedi pilu itu.
Tak hanya A, paman korban, G (18), juga ditemukan terkapar bersimbah darah. Ia beruntung masih dalam lindungan nyawa. Kini, G tengah berjuang di ruang perawatan rumah sakit.
Kontrakan itu sesungguhnya dihuni tiga jiwa. Sang nenek, korban A, dan pamannya, G. Sang nenek, yang baru saja tiba di kediamannya, menjadi saksi pertama kali penemuan mengerikan ini.
Ia membuka pintu dan seketika terpaku melihat cucu dan anaknya tergeletak lemas. Polisi segera bergerak menginvestigasi kejadian ini. Ibu kandung korban pun dipanggil untuk dimintai keterangan.
Namun, hingga kini, ibu kandung A belum memenuhi panggilan polisi. Muncul dugaan kuat adanya konflik keluarga yang melatarbelakangi tragedi ini. A selama ini memang berada dalam asuhan neneknya.
“Kami sudah menghubungi ibu kandung korban, tapi belum hadir,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal. Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk mengungkap tabir misteri ini.






