Bocah 7 Tahun Terseret Arus Sungai di Petarukan Ditemukan Meninggal Dunia, Warga Sempat Lakukan Pencarian Berjam-jam

PEMALANG, wartabrebes.com – Nasib tragis menimpa seorang bocah asal Kabupaten Pemalang bernama Adam Zhafran Alkhalibi (7). Korban hilang setelah terseret arus sungai saat bermain bersama teman-temannya di Sungai Jamuran, Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan.
Setelah dilakukan pencarian selama berjam-jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu, 27 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Jenazah korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal korban terseret arus sungai.

Kronologi Bocah Terseret Arus Sungai di Petarukan

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban bermain air dan berenang bersama tiga temannya di dekat Jembatan Talang.
Namun, kondisi sungai yang memiliki arus cukup deras membuat situasi berubah mencekam. Dua anak dilaporkan terpeleset dan jatuh ke aliran sungai.
Salah satu teman korban bernama Aldo berhasil diselamatkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sementara Adam langsung terbawa arus dan hilang dari pandangan.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha melakukan pertolongan. Namun derasnya arus membuat korban sulit ditemukan.

Tim Gabungan Lakukan Pencarian Hingga Dini Hari

Proses pencarian dilakukan sejak sore hingga malam hari oleh tim gabungan bersama warga sekitar. Petugas menyisir aliran Sungai Jamuran menggunakan penerangan seadanya.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada dini hari. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar 200 meter dari titik awal kejadian.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa bocah terseret arus sungai di Petarukan ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, terutama saat anak-anak bermain di area sungai.
Selain memiliki arus deras, sejumlah titik sungai juga memiliki dasar licin yang berbahaya bagi anak-anak.
Orang tua diminta meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Bagikan: