BREBES, Warta Brebes– Isak tangis dan pelukan hangat mewarnai kepulangan ratusan jemaah haji asal Kabupaten Brebes yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6. Setelah menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci, mereka akhirnya kembali menginjakkan kaki di kampung halaman dan bertemu keluarga tercinta, Jumat (5/6/2026).
Sejak siang, ribuan anggota keluarga memadati Kompleks Islamic Center Brebes. Mereka menunggu dengan penuh harap kedatangan rombongan bus yang membawa para tamu Allah pulang ke tanah air.
Tepat sekitar pukul 15.00 WIB, deretan bus memasuki area Islamic Center. Suasana yang semula dipenuhi rasa menunggu seketika berubah menjadi lautan haru. Tangis bahagia pecah saat para jemaah turun dari kendaraan dan memeluk anggota keluarga yang selama ini hanya bisa mereka sapa dari kejauhan.
Pemerintah Kabupaten Brebes mencatat jumlah awal jemaah yang berangkat ke Tanah Suci sebanyak 351 orang. Namun satu anggota rombongan meninggal dunia di Arab Saudi setelah menjalani rangkaian ibadah haji.
Karena itu, jumlah jemaah yang kembali ke Kabupaten Brebes berkurang menjadi 350 orang.
Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Brebes, Supriyadi, mengatakan proses pemulangan jemaah berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami menyambut kepulangan jemaah haji Kloter 6. Secara umum seluruh proses berjalan lancar dan tertib,” ujarnya.
Rindu Berbulan-bulan Akhirnya Terobati
Kepulangan para jemaah menjadi momen yang sangat dinantikan keluarga. Banyak penjemput terlihat menangis saat melihat orang tua, pasangan, maupun kerabat mereka turun dari bus.
Sucipto (65), salah seorang jemaah haji asal Brebes, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
“Alhamdulillah perjalanan ibadah haji berjalan lancar. Saya sangat bersyukur bisa kembali bertemu keluarga,” katanya.
Ungkapan syukur juga datang dari Tuti (67), warga Desa Pemaron. Ia berangkat ke Tanah Suci bersama anaknya untuk menunaikan cita-cita yang telah lama diimpikan keluarganya.
Dengan mata berkaca-kaca, Tuti mengaku lega karena dapat menyelesaikan ibadah haji dan kembali ke Brebes dalam keadaan sehat.
“Saya bersyukur bisa pulang dengan sehat. Semoga Allah menerima ibadah haji kami dan menjadikannya haji yang mabrur,” tuturnya.
Pemkab Pantau Kesehatan Jemaah
Meski seluruh jemaah yang tiba berada dalam kondisi stabil, tim kesehatan tetap melakukan pemantauan pascakepulangan.
Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Kesehatan akan memantau kondisi kesehatan para jemaah selama 14 hari ke depan.
Langkah tersebut bertujuan memastikan para jemaah tetap sehat setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Kepulangan Kloter 6 menjadi salah satu momen yang paling membahagiakan bagi keluarga jemaah. Setelah berpisah selama berminggu-minggu, mereka akhirnya kembali berkumpul dalam suasana penuh syukur dan haru.







