JAKARTA, Warta Brebes — PT Jawa Satu Power (JSP) mengumumkan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 kini beroperasi normal dengan beban sekitar 700 megawatt (MW). Pengoperasian ini kembali normal pasca-pemeliharaan terjadwal pada unit 1. PLTGU Jawa 1 sendiri merupakan bagian krusial dari sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali) 500 kV. Sebelumnya, isu kendala operasional sempat memicu kekhawatiran pemadaman listrik bergilir.
Direktur Utama PT Jawa Satu Power, Dwi Murray, mengonfirmasi bahwa pemeliharaan unit 1 telah rampung. Tahap persiapan penghidupan kembali kini sedang berjalan sesuai alokasi beban dari pusat pengatur beban (P2B) PT PLN (Persero). Ia menegaskan, semua proses berjalan tanpa gangguan operasional yang berarti. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan pasokan listrik nasional.

“Saat ini PLTGU Jawa Satu beroperasi dengan baik dan siap mendukung kebutuhan sistem sesuai pengaturan pembebanan yang ditetapkan PLN,” ujar Dwi dalam siaran pers, Jumat (12/6/2026). Ia menambahkan, penyelesaian pemeliharaan Unit 1 bahkan lebih cepat dari rencana awal.
Menurut Dwi, pemeliharaan berkala merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sesuai standar operasional perusahaan. Dalam pemeliharaan kali ini, capaian penyelesaian yang lebih cepat dari target menunjukkan efisiensi dan kesiapan tim. Hal ini patut diapresiasi demi kelancaran operasional pembangkit.
Kabar ini disambut baik mengingat peran vital PLTGU Jawa 1 dalam sistem kelistrikan nasional. Kelancaran operasionalnya sangat krusial untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Kesiapan PLTGU Jawa 1 menunjukkan komitmen JSP dalam menjaga pasokan listrik yang stabil dan andal.





















