BERITA TERBARU
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Kesehatan
Keuangan
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Portugal Imbang Tanpa Gol, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

MIAMI, Warta Brebes– Tim nasional Portugal memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka berhasil meraih tiket tersebut sebagai runner-up Grup K setelah menahan imbang tanpa gol Kolombia di Hard Rock Stadium, Miami, Sabtu (waktu setempat). Hasil ini membuat Portugal dijadwalkan menghadapi Kroasia pada fase gugur berikutnya.

Diogo Costa Pahlawan Portugal, Ungkap Evaluasi Tim

Kiper Portugal, Diogo Costa, tampil gemilang dan terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini.

Cosat berhasil melakukan serangkaian penyelamatan penting yang krusial bagi timnya. Meskipun demikian, Costa menyatakan preferensinya untuk kemenangan tim daripada penghargaan individu.

“Saya lebih memilih memenangkan pertandingan, menukar penghargaan [pemain terbaik] dengan kemenangan. Di banyak momen, kami kehilangan kendali permainan, itu bukan yang kami inginkan. Hari ini saya yang membantu tim, di pertandingan berikutnya akan ada yang lain,” ujar Diogo Costa, Penjaga Gawang Portugal.

Ia menambahkan bahwa timnya sempat terbawa emosi permainan, yang berujung pada kurangnya kontrol. Hal ini membuka ruang bagi Kolombia dengan serangan balik cepat mereka.

“Kami ingin sekali menang, tetapi inilah sepak bola. Sekarang saatnya memikirkan pertandingan berikutnya dan meraih kemenangan,” tegas Costa.

Sang kiper juga menegaskan kesiapan timnya menghadapi tekanan di babak sistem gugur melawan Kroasia.

“Ada sedikit lebih banyak ketegangan, tetapi kami memiliki pemain berkualitas tinggi, yang telah memenangkan Liga Champions, kejuaraan liga di negara masing-masing bersama klub mereka. Kami memiliki pengalaman yang cukup untuk memenangkan pertandingan,” tutur Costa.

Efisiensi Serangan Jadi Sorotan, Portugal Siap Hadapi Babak Gugur

Sementara itu, penyerang Portugal, Rafael Leão, menyoroti kegagalan timnya dalam memaksimalkan peluang di babak pertama. Rafael mengakui kurangnya efisiensi penyelesaian akhir menjadi masalah utama.

“Kami hanya perlu bola masuk. Di babak pertama, kami memiliki peluang untuk mencetak gol dari peluang Bruno (Fernandes) dan João Félix. Dalam pertandingan seperti ini, melawan tim berkualitas tinggi, dan akan seperti itu di babak gugur melawan Kroasia, penting untuk mencapai target dan menjadi efektif,” ujar Rafael Leão, Penyerang Portugal.

Namun, Leão juga mengapresiasi upaya rekan-rekannya dalam meredam pergerakan pemain kunci Kolombia seperti Luis Díaz dan James Rodríguez.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencetak gol di akhir. Mereka juga menciptakan banyak peluang, karena mereka memiliki kualitas dan pemain hebat. Poin utamanya adalah memblokir Luis Díaz,” jelasnya.

Pemain AC Milan ini menegaskan bahwa identitas timnya tetap mengincar kemenangan di setiap pertandingan dengan penuh rasa percaya diri.

“Menghormati setiap tim nasional, kami adalah Portugal. Kami masuk ke setiap pertandingan untuk menang, dengan keyakinan. Hari ini, sekali lagi, kami menunjukkan kualitas tim kami dan juga bahwa kami tahu cara berjuang. Tim yang berkualitas tinggi harus tahu cara berjuang di saat-saat sulit. Itu akan membawa kami jauh di Piala Dunia ini. Grup ini sangat bersatu. Itu yang terpenting,” ucap Leão.

Pelatih Portugal, Roberto Martínez, memberikan pandangan singkat mengenai klasemen akhir fase grup. “Memenangkan grup tidak akan pernah menjadi keuntungan,” kata Roberto Martínez.

Sementara gelandang Samu Costa menambahkan kalau komitmen dan semangat juang seluruh pemain tidak perlu diragukan. “Sikap adalah sesuatu yang tidak kurang. Semua orang berkomitmen pada tujuan ini, tetapi itu adalah pertandingan melawan tim yang super sulit dan terkadang kami sedikit terperosok dalam permainan transisi mereka, di mana mereka sangat kuat. Tetapi kami memulai sejak awal dengan mentalitas untuk menang,” tutur Samu Costa.

Samu Costa juga menepis anggapan bahwa kelembapan udara tinggi di Miami menjadi alasan performa tim kurang maksimal. “Itu tidak bisa menjadi alasan, kami sudah di sini selama 14 hari. Kolombia juga baru tiba di Miami, kami punya waktu untuk persiapan, jadi ini sama untuk keduanya,” ujar Costa.

Samu mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan kekompakan tim menjelang babak gugur. “Kami tetap sangat fokus, rendah hati. Kami semua bersama melawan siapa pun yang harus dihadapi, dan saya sangat percaya pada rekan-rekan saya,” kata Costa.

Bek tengah Renato Veiga turut memberikan pandangannya. “Kami memiliki peluang untuk mencetak gol, tetapi bola tidak masuk,” kata Renato Veiga, Bek Portugal. Ia menambahkan bahwa penampilan timnya secara keseluruhan sudah cukup baik dalam meredam kekuatan kolektif lawan.

Bek kanan Diogo Dalot menilai pertandingan tanpa gol ini tetap menyajikan tontonan yang menarik bagi para suporter. “Bagi penonton, saya rasa itu pertandingan yang bagus, jelas mereka berharap melihat lebih banyak gol. Kami tidak tahu bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, (Kolombia) adalah tim yang cukup aktif, mereka sangat mencari transisi,” kata Diogo Dalot, Bek Kanan Portugal.

Dalot mengakui beberapa kesalahan taktis yang sempat memicu serangan balik berbahaya dari skuad Kolombia.

“Tujuannya adalah lolos ke fase berikutnya, kami ingin menjadi juara grup, tentu saja, tetapi sekarang kami akan fokus pada hal-hal positif untuk mempersiapkan diri menghadapi hari-hari mendatang,” jelas Dalot.

Dalot kini mengalihkan fokus sepenuhnya untuk mempersiapkan diri menghadapi babak 16 besar di Kanada.

“Kami siap untuk segalanya. Kami mencoba beradaptasi secepat mungkin. Kami akan punya waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri. Kami memiliki skuad yang lengkap yang dapat membuat perbedaan. Ini akan menjadi pertandingan yang rumit (melawan Kroasia),” pungkas Dalot.

Penulis: Redaksi | Editor: Wasis Waseso
Bagikan: