BREBES, Warta Brebes – Harapan keluarga Fajar Ramadhan, 25, untuk melihat kepulangan anaknya belum terwujud. Warga Dukuh Waru RT 02 RW 03, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, itu masih dalam pencarian setelah KMP Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Hingga Rabu (16/9/2026), Fajar belum ditemukan. Kecemasan juga dirasakan keluarga Rahmat Dani, 30, yang disebut ikut dalam perjalanan tersebut dan masih dalam pencarian.
Di rumah Fajar, Alfiyah, 48, hanya bisa menunggu kabar dari tim SAR. Ia berharap anaknya ditemukan dalam kondisi selamat.
Terakhir Berkomunikasi Sehari Sebelum Kapal Berangkat
Alfiyah mengatakan komunikasi terakhir dengan Fajar berlangsung melalui panggilan WhatsApp pada Sabtu (12/9). Saat itu, keduanya masih sempat berbincang seperti biasa.
Setelah itu, telepon Fajar tidak lagi dapat dihubungi. Pesan dari keluarga juga tidak mendapat jawaban.
Keluarga kemudian mengetahui kabar kecelakaan kapal dari kerabat.
“Fajar itu anaknya penurut, nggak neko-neko, ke mana-mana selalu pamit dan kalau kerja juga untuk membantu orang tua,” kata Alfiyah.
Berangkat Mencari Penghasilan ke Banjarmasin
Menurut keterangan keluarga, Fajar meninggalkan rumah pada 27 Agustus 2026. Sebelumnya, ia sempat bekerja di wilayah Solo.
Setelah pulang ke Pagojengan, Fajar kembali mendapat tawaran pekerjaan dari sepupunya, Dani. Keduanya bekerja di bidang jasa ekspedisi pengiriman barang.
Pada Jumat (11/9), Fajar dan Dani berangkat dari Tangerang, Banten, untuk mengirim barang ke Banjarmasin. Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan KMP Virgo Transport 8 dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu (12/9).
Perjalanan tersebut kemudian berubah menjadi kabar duka setelah kapal mengalami kecelakaan.
Dani juga disebut merupakan warga asli Dukuh Waru, Desa Pagojengan. Rumahnya berada tepat di depan rumah Fajar.
“Dani juga warga asli Dukuh Waru, Desa Pagojengan. Rumahnya bahkan berada tepat di depan rumah kami (Fajar),” imbuh Alfiyah.
Keluarga Berangkat ke Surabaya
Setelah mengetahui kabar kecelakaan, ayah Fajar, Casmadi, bersama Suryadi yang merupakan kakak ipar Dani, berangkat ke Surabaya pada Senin (14/9).
Keduanya berusaha mendapatkan informasi langsung mengenai perkembangan pencarian Fajar dan Dani.
Reni, 38, kakak kandung Dani, mengatakan keluarga kini hanya menunggu perkembangan operasi SAR.
“Harapannya tentu ada keajaiban. Semoga Dani dan Fajar bisa ditemukan dan dalam kondisi selamat,” ujarnya.
129 Orang Masih dalam Pencarian
Berdasarkan pembaruan data Basarnas dan Kementerian Perhubungan yang dikutip dalam laporan terkait kecelakaan KMP Virgo Transport 8, terdapat 243 orang di kapal tersebut, terdiri dari penumpang dan kru.
Dari jumlah tersebut, 114 orang telah ditemukan. Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan enam orang meninggal dunia.
Sementara itu, 129 orang lainnya masih dalam pencarian.
Data tersebut menjelaskan bahwa angka 114 merupakan total orang yang telah ditemukan, bukan seluruhnya korban selamat. Jumlah itu terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang meninggal.
Harapan Keluarga Belum Berubah
Di Pagojengan, keluarga Fajar dan Dani masih menunggu kabar dari tim SAR.
Setiap perkembangan pencarian menjadi perhatian keluarga. Mereka berharap kedua warga Pagojengan tersebut segera ditemukan.
Bagi Alfiyah, penantian itu kini menjadi bagian dari keseharian keluarga. Harapan mereka tetap sama, Fajar dan Dani bisa kembali berkumpul bersama keluarga.



























