Mengurai Visi Bupati “Brebes Beres”: Jalan Transformasi dari Birokrasi hingga SDM

Brebes, Warta Brebes — Visi “Brebes Beres” Bupati Paramitha Widya Kusuma adalah kerangka transformasi. Ini menyasar tiga fondasi utama daerah. Fondasi tersebut meliputi birokrasi, ekonomi, dan sumber daya manusia (SDM).

Menurut Bupati Paramitha, ada tiga pilar utama menuju Brebes Beres. Pertama adalah Beres Birokrasi. Kedua adalah Beres Ekonomi. Ketiga adalah Beres Sumber Daya Manusia (SDM). Beliau menyampaikan ini saat halal bihalal warga Brebes di Jakarta.

Pendekatan ini mencerminkan upaya sistematis. Tujuannya mendorong Brebes keluar dari pembangunan konvensional. Brebes menuju model yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Tantangan daerah semakin kompleks.

Reformasi birokrasi menjadi titik awal. Konsep “Beres Birokrasi” diarahkan pada layanan publik. Layanan tersebut harus cepat, transparan, dan digital.

Mall Pelayanan Publik menjadi instrumen penting. Penguatan sistem Satu Data Brebes juga krusial. Ini mengurangi tumpang tindih kebijakan. Peningkatan kepercayaan masyarakat menjadi target utama.

Langkah ini fondasi efisiensi tata kelola. Efisiensi ini sering menjadi hambatan investasi. Reformasi birokrasi tidak cukup tanpa ekonomi kuat.

Pilar “Beres Ekonomi” menargetkan hilirisasi pertanian. Ini strategi utama Pemkab Brebes. Komoditas unggulan seperti bawang merah difokuskan.

Petani Brebes sering lemah dalam rantai nilai. Mereka menjual produk dalam bentuk mentah. Melalui hilirisasi, nilai tambah tercipta. Pendapatan petani diharapkan meningkat. Peluang industri turunan juga terbuka.

Digitalisasi UMKM juga menjadi fokus penting. Transformasi ini membawa produk lokal Brebes. Produk diharapkan menembus pasar luas. Pasar internasional pun menjadi target.

Tantangannya tidak ringan. Kesiapan pelaku usaha jadi kendala. Akses teknologi juga perlu diperkuat. Penguatan branding produk sangat dibutuhkan. Jika berhasil, ini penggerak ekonomi daerah. Ini penting di tengah persaingan global.

Bagikan: