BERITA BREBES TERKINI
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Kesehatan
Keuangan
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Enam Bulan, 23 Kebakaran Terjadi di Brebes, Berpotensi Meningkat Saat Musim Kemarau

BREBES, Warta Brebes – Kebakaran Brebes menjadi perhatian serius memasuki puncak musim kemarau 2026. Cuaca kering yang disertai angin kencang meningkatkan risiko api cepat membesar dan merambat. Dalam enam bulan pertama tahun ini, Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Perlindungan Masyarakat (Satpol PP Damkar dan Linmas) Kabupaten Brebes menangani 23 kasus kebakaran.

Selain kebakaran, petugas juga menyelesaikan 183 laporan sarang tawon dan 115 laporan animal rescue. Ketiga layanan tersebut menjadi aduan yang paling banyak diterima dari masyarakat sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Kepala Satpol PP Damkar dan Linmas Kabupaten Brebes, Caridah, mengatakan jumlah laporan yang masuk selama semester pertama tahun ini cukup beragam. Meski demikian, penanganan kebakaran masih menjadi salah satu prioritas, terutama saat musim kemarau.

“Selain menangani 23 insiden kebakaran, kami juga telah menyelesaikan 183 penanganan sarang tawon. Termasuk 115 laporan animal rescue,” kata Caridah, Selasa (7/7).

Warga Diminta Lebih Waspada Saat Kemarau

Caridah mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.

Ia mengimbau warga tidak membakar sampah, lahan, maupun pekarangan secara sembarangan. Masyarakat juga diminta rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan segera melapor apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Damkar Brebes Perkuat Pencegahan

Selain melakukan pemadaman, Satpol PP Damkar dan Linmas Kabupaten Brebes juga mengedepankan langkah pencegahan. Selama enam bulan pertama 2026, petugas telah melaksanakan 108 kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

Di bidang ketenteraman dan ketertiban umum, petugas juga melaksanakan tujuh operasi penertiban spanduk, 73 kegiatan pengamanan, 25 tindak lanjut pengaduan masyarakat, 25 patroli wilayah, empat penertiban orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), 14 operasi penyakit masyarakat, lima kegiatan penyelamatan, 44 pelepasan cincin, lima penanganan pohon tumbang, dan 23 kegiatan pelatihan.

Untuk mempercepat respons di lapangan, Satpol PP Damkar dan Linmas telah mengukuhkan Relawan Damkar. Personel beserta sarana dan prasarana juga disiagakan di sejumlah pos pemadam kebakaran.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik penanganan sarang tawon, animal rescue maupun kebakaran, bisa berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Setelah laporan masuk ke Satpol PP, akan segera kami tindak lanjuti untuk penanganan,” tegas Caridah.

Penulis: Bangkit Rinakit | Editor: Wasis Waseso