Shintya Bahas Disiplin ASN Brebes: Evaluasi Penguatan Profesionalisme

BREBES, Warta Brebes — Anggota Komisi II DPR RI, Shintya Sandra Kusuma, menyoroti pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Brebes. Ia baru saja membahas evaluasi penguatan profesionalisme ASN bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Brebes.

Pertemuan ini dilakukan dalam agenda kunjungan daerah pemilihan. Shintya menekankan ASN adalah wajah pelayanan publik. Kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab ASN harus menjadi prioritas utama. Hal ini demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pertemuan penting tersebut terlaksana pada Jumat, 8 Mei 2026. Shintya berdiskusi langsung dengan Kepala BKPSDM Brebes dan jajaran terkait. Pembahasan difokuskan pada pengelolaan kepegawaian daerah.

Sebagai anggota Komisi II DPR RI yang membidangi pemerintahan, Shintya memandang penguatan disiplin ASN sangat krusial. Tujuannya adalah membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel. Keberhasilan reformasi birokrasi bergantung pada konsistensi pelaksanaan aturan. Pengawasan di lapangan juga perlu terus diperkuat.

Kepala BKPSDM Brebes, Moh. Samsul Haris, memaparkan berbagai evaluasi penting. Evaluasi mencakup pengelolaan kepegawaian daerah. Ia juga melaporkan peningkatan pengawasan disiplin ASN. Penanganan pelanggaran presensi menjadi salah satu fokus utama. Pemerintah daerah telah menerapkan pembinaan dan sanksi secara bertahap. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kebijakan yang baik harus diikuti implementasi yang baik pula.

Shintya Sandra Kusuma menegaskan pentingnya integritas dan tanggung jawab seluruh aparatur. Pemerintah telah memiliki regulasi dan sistem pengawasan yang memadai. Implementasi aturan tersebut perlu terus ditingkatkan.

Selain isu disiplin, BKPSDM Brebes juga menyampaikan tantangan lain. Tantangan tersebut meliputi pengembangan karier jabatan fungsional. Proses rekomendasi pengembangan karier dinilai masih memerlukan penyederhanaan. Hal ini agar lebih efektif dan efisien dalam pelaksanaannya.

Penguatan sistem kepegawaian perlu dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya agar ASN dapat bekerja lebih optimal dalam melayani masyarakat. Shintya ingin birokrasi yang profesional dan disiplin. Ia berharap birokrasi benar-benar hadir melayani masyarakat. Momentum evaluasi ini harus menjadi bahan perbaikan bersama. Tujuannya untuk memperkuat kualitas ASN di daerah secara keseluruhan.

Bagikan: