SLAWI, Warta Brebes – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dirayakan Pemkab Tegal dengan pencanangan gerakan Satu Rumah Satu Pohon.
Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid memimpin langsung acara ini di GOR Tri Sanja Slawi pada Jumat (5/6/2026). Sekitar 200 peserta dari berbagai unsur hadir memeriahkan acara. Mereka meliputi Forkopimda, pegiat lingkungan, serta perwakilan pelajar dan guru se-Kabupaten Tegal.
Kholid meyakini gerakan ini menumbuhkan kesadaran kolektif. Ia optimis bumi akan kembali hijau. Perhatian pemerintah juga tertuju pada kawasan dataran tinggi. Kholid mendukung penuh penghijauan lereng Gunung Slamet.
Dusun Sawangan di Desa Sigedong menjadi fokus utama. Penghijauan ini krusial mengembalikan fungsi konservasi hutan. Ia berharap lereng Gunung Slamet kembali hijau. Ini mencegah timbulnya bencana di masa depan.
Plt. Kepala DLH Kabupaten Tegal, Taroyo, memaparkan kondisi bumi. Saat ini bumi menghadapi tiga krisis sistemik. Krisis tersebut meliputi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi. DLH Kabupaten Tegal merespons dengan dua program prioritas.
Pertama, Wajah Baru GOR Trisanja akan dipercantik. Area jogging track akan dihiasi 300 bibit pohon tabebuya. Sebanyak 60 pohon ditanam hari itu juga. Sisanya, bersama 200 bibit pohon buah, akan ditanam bertahap.
Kedua, Aksi 100 Hektare Gunung Slamet. Menjelang musim hujan, pemda dan pecinta alam siap menggerakkan penghijauan masif. Targetnya 100 hektare lahan hutan lindung dan produksi. Sebanyak 9.000 bibit pohon akan tertanam di sana.
Sekolah Hijau Mendapat Apresiasi
Kemeriahan acara ditutup penyerahan sertifikat Sekolah Adiwiyata Nasional. Pembagian bibit tanaman gratis juga dilakukan.







