BERITA BREBES TERKINI
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Identitas Terungkap! Mayat Pria Bertato di Sungai Babakan, Keluarga Beri Penjelasan Latarbelakangnya

BREBES, Warta Brebes – Misteri penemuan mayat pria yang ditemukan terbenam lumpur di aliran Sungai Babakan, Desa Sutamaja, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, akhirnya terungkap. Kurang dari 24 jam setelah ditemukan, polisi berhasil mengidentifikasi korban.

Sebelumnya, penemuan jasad korban pada Jumat (24/7/2026) sore sempat menggegerkan warga. Korban ditemukan dalam kondisi telentang dan diselimuti lumpur sungai sebelum dievakuasi petugas gabungan menuju RSUD Brebes.

Identitas Korban Berhasil Diungkap

Kepala Unit Reskrim Polsek Kersana, Aiptu Hery Sukamto mengatakan, identitas korban diketahui setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penelusuran kepada pihak keluarga.s

Korban teridentifikasi sebagai Suratno (40), warga Desa Limbangan, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes.

“Tidak lama setelah ditemukan, ada laporan warga yang memberitahu soal identitas mayat. Kemudian ditindaklanjuti dan ternyata benar. Dia adalah Suratno, warga Limbangan, Kersana,” ujar Aiptu Hery Sukamto, Sabtu (25/7/2026).

Berdasarkan data kepolisian, Suratno lahir pada 6 Oktober 1985 dan merupakan warga RT 02/RW 04 Desa Limbangan, Kecamatan Kersana.

Terakhir Terlihat Dua Hari Sebelum Ditemukan

Dari keterangan pihak keluarga, korban terakhir terlihat pada Rabu (22/7/2026) atau dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia di Sungai Babakan.

Keluarga juga menyampaikan bahwa korban sejak kecil mengalami keterbelakangan mental dan memiliki gangguan bicara. Selain itu, korban diketahui memiliki ketergantungan terhadap obat penenang.

“Sudah ketemu keluarganya, ibunya mengatakan Suratno itu gagu, keterbelakangan mental dan kecanduan obat. Tapi dia tidak memiliki masalah dengan teman-temannya,” tambah Hery.

Polisi memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara korban meninggal bukan akibat tindak pidana.

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Sempat beredar informasi di media sosial yang menyebut tangan korban dalam kondisi terikat. Polisi pun meluruskan informasi tersebut.

Aiptu Hery Sukamto menjelaskan, ikatan pada kedua tangan korban merupakan inisiatif warga dan petugas saat proses evakuasi untuk memudahkan pengangkatan jenazah dari area berlumpur.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, jenazah sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” tegasnya.

Setelah proses identifikasi selesai dilakukan di RSUD Brebes, jenazah Suratno telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Meski tidak ditemukan indikasi kekerasan, kepolisian tetap melakukan pendalaman terhadap kronologi sebelum korban ditemukan guna melengkapi proses administrasi dan memastikan seluruh informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Penulis: Bangkit Rinakit | Editor: Wasis Waseso