BREBES, Warta Brebes – Warga Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menemukan seorang perempuan dalam kondisi tak sadarkan diri di halaman rumah warga, Minggu (30/8/2026). Nahas, belakangan kondisinya memburuk hingga menghembuskan nafas terakhirnya.
Polisi yang datang ke lokasi kemudian mengungkap identitas perempuan tersebut sebagai warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari.
Kapolsek Bulakamba AKP Muhamad Afandi mengatakan, warga pertama kali melihat perempuan tersebut sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban tertidur di sebuah kursi panjang di halaman rumah. Saksi sempat mengira korban merupakan orang dengan gangguan jiwa yang kerap berada di sekitar lokasi.
Namun, sekitar pukul 18.00 WIB, saksi kembali melihat korban sudah berpindah tempat dan terbaring di lantai. Saat diajak berkomunikasi, korban tidak memberikan respons. Warga kemudian membersihkan tubuh korban dan mengganti pakaiannya sebelum berkoordinasi dengan perangkat desa untuk memberikan pertolongan.
Warga selanjutnya membawa korban untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Kondisinya terus menurun saat perjalanan menuju rumah sakit hingga akhirnya tidak sadarkan diri. Polisi bersama Tim Inafis Polres Brebes kemudian melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan warga.
Polisi Temukan Sejumlah Barang
Dalam proses pemeriksaan, petugas mendata sejumlah barang yang berada bersama korban. Barang tersebut antara lain pakaian, celana pendek, uang tunai, karung berisi botol bekas, buah mangga, bawang merah, serta sepasang sandal.
Tim Inafis Polres Brebes bersama tim pemulasaran jenazah RSUD Brebes kemudian melakukan pemeriksaan untuk mengungkap identitas korban.
Korban Ternyata Warga Klampok
Hasil pemeriksaan mengungkap identitas perempuan tersebut. Korban bernama Muzarwati, kelahiran Brebes, 4 Desember 1962, dan tercatat sebagai warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.
Setelah identitas korban terungkap, pihak keluarga menghubungi pelapor dan membenarkan bahwa perempuan tersebut merupakan anggota keluarganya. Keluarga mengatakan Muzarwati meninggalkan rumah sejak Jumat (28/8/2026).
Menurut keterangan keluarga, korban sebelumnya juga beberapa kali meninggalkan rumah dan tidak pulang. Keluarga menyebut korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan penyakit ayan.
Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan
Dari pemeriksaan awal terhadap tubuh korban, petugas tidak menemukan luka yang mengarah pada dugaan kekerasan. Polisi selanjutnya menyerahkan penanganan korban kepada pihak keluarga.
Keluarga kemudian membawa korban untuk menjalani proses pemakaman sesuai ketentuan keluarga.
























