BERITA BREBES TERKINI
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...
Berita Brebes
Gaya Hidup
Healing
Jarerika
Keuangan
Nasional
Teknologi
Warta Pantura

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Brebes Meningkat, Tembus 157 korban Per 15 Oktober 2026

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Brebes Meningkat, Tembus 157 korban Per 15 Oktober 2026

BREBES , Warta Brebes— Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Brebes menunjukkan tren yang memprihatinkan, hingga pertengahan Oktober 2026 tercatat 157 korban.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes, Ibu Eni Listiana, S.IP., M.A.P., pada Jumat, 16 Oktober 2026.

“Jenis kekerasan yang menimpa korban terdiri dari kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran. Kejadiannya ada yang di dalam rumah tangga hingga di lingkungan masyarakat,” ujar Eni.

Rentetan Kejadian Tragis di Brebes

Angka ini mencuat di tengah maraknya rentetan peristiwa tragis dan ekstrem yang terjadi di wilayah Kabupaten Brebes dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa kasus menonjol yang menjadi sorotan publik di antaranya:

Tragedi Anak dewasa bunuh bapak kandung :
Terjadi pembunuhan yang dilakukan oleh Anak dewasa usia 57 Tahun membunuh Ayah Kandung usia 83 Tahun.

Suami Bunuh Istri: Peristiwa berdarah yang dilakukan suami yang menghabisi nyawa istrinya sendiri.

Penganiayaan Satu Keluarga: Aksi nekat seorang suami yang tega melukai istri, anak, hingga mertuanya (laki laki dan perempuan), menggunakan senjata tajam jenis golok.

Kasus Bunuh diri Remaja: Peristiwa pilu seorang remaja yang nekat mengakhiri hidupnya sendiri (bunuh diri).

Faktor ekonomi jadi Pemicu Utama

Eni Listiana menjelaskan bahwa motif di balik meningkatnya angka kekerasan ini didominasi oleh masalah ekonomi. DP3KB mengidentifikasi adanya faktor eksternal baru yang sangat merusak psikologis masyarakat. Faktor obat-obatan terlarang (narkoba), maraknya judi online (judol), pinjaman online (pinjol) ini juga memicu tindakan anarkis dan kekerasan di dalam rumah tangga.

Kenaikan angka kekerasan ini diakui mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu. Padahal, pihak DP3KB Kabupaten Brebes telah melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, bahaya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pentingnya ketahanan keluarga ke berbagai lapisan masyarakat.

Solusi: Tingkatkan Kepedulian di lingkungan

Menyikapi fenomena ini, DP3KB Brebes berhadap mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian di keluarga, sekolah dan lingkungan sekitarnya untuk mewujudkan keluarga yang harmonis, sekolah yang ramah dan lingkungan yang aman dan nyaman untuk menekan angka kekerasan di Kabupaten Brebes.

Peduli Terhadap Tetangga (Intervensi Sosial Positif): Masyarakat diminta untuk tidak bersikap acuh tak acuh. Jika menemui keluarga di lingkungan sekitar yang sering terlibat cekcok, warga diharapkan mau mendekati mereka. Pendekatan secara hati, batiniah dan psikologis dari lingkungan sekitar dinilai lebih efektif untuk mencegah terjadinya konflik fisik yang fatal. Kepedulian ini bukan bentuk mencampuri urusan orang lain, melainkan upaya penyelamatan keluarga dan lingkungan dari ancaman kekerasan.

Pendidikan karakter di Sekolah: Menanggapi maraknya isu perundungan (bullying) dan tindakan anarkis antar-pelajar, Eni menegaskan bahwa pendidikan karakter bukan hanya beban guru semata. Di rumah, orang tua wajib memberikan keteladanan yang baik. Di sekolah, seluruh ekosistem yang ada di sekolah jg wajib ikut mengawasi dan memberikan rasa aman dan nyaman untuk anak anak didiknya mulai dari guru, staf ketatausahaan, petugas keamanan, petugas kebersihan, staf hingga penjaga kantin.

Pencegahan lebih baik dari pada penanganan :
Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri butuh bantuan seluruh elemen masyarakat dalam pencegahan kekerasan dalam rumah terutama perempuan dan anak. Karena pencegahan lebih baik daripada penanganan.
Jika terjadi kekerasan, masyarakat bisa melapor ke :
1. hotline pengaduan LAPAK PENAK dengan no 082224436655 atau
2. Langsung datang ke UPTD PPA/DP3KB Kabupaten Brebes jl. Veteran no.10 Brebes atau
3. Kantor kecamatan/ kantor kelurahan/desa wilayah Kabupaten Brebes
4. Kepolisian (Polres/Polsek) wilayah Kabupaten Brebes.

Penulis: Teguh Kamid | Editor: Wasis Waseso