PEKALONGAN, Warta Brebes – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur Karanganyar-Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Jumat (31/7/2026) sore. Sebuah mobil Daihatsu Feroza terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter setelah diduga kehilangan kendali di kawasan hutan Serewok, Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar.
Peristiwa nahas itu mengakibatkan seorang balita berusia tiga tahun meninggal dunia. Sementara enam penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Diduga Hilang Kendali hingga Masuk Jurang
Kecelakaan Mobil Feroza Terjun ke Jurang Pekalongan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Mobil Daihatsu Feroza bernomor polisi R 1405 FJ melaju dari arah utara menuju selatan sebelum mengalami kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Alfian Kharisma Putra mengatakan, sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan menabrak tebing di sisi kanan jalan.
“Kendaraan kemudian terpental ke sisi kiri dan masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter,” ujarnya.
Polisi menduga kecelakaan dipicu kurangnya konsentrasi pengemudi. Meski demikian, penyebab pasti masih didalami Unit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan melalui penyelidikan lebih lanjut.
Balita Meninggal, Enam Korban Dirawat
Korban meninggal dunia diketahui bernama Dylan Maslik Elbara (3), warga Kecamatan Lebakbarang. Balita tersebut mengalami cedera kepala akibat benturan saat kecelakaan.
Sementara enam korban lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda, yakni Mila Yusnia (24), Tri Yuli Astuti (38), Gazela Agata (3), Fariel Atalis Khalif (11), Rochilah Witrisari (35), dan Jayendra Giofani Arisky (3).
Jayendra dilaporkan mengalami patah tulang pada kaki kanan. Seluruh korban yang terluka dievakuasi ke RSUD Kajen untuk mendapatkan penanganan medis.
Lokasi Berada di Kawasan Hutan
Kepala Desa Lolong, Solihin, mengatakan lokasi kecelakaan berada di kawasan hutan Serewok yang menjadi perbatasan Kecamatan Karanganyar dan Lebakbarang.
Menurutnya, ruas jalan di kawasan tersebut didominasi tanjakan dan turunan dengan beberapa titik mengalami kerusakan. Selain itu, wilayah tersebut juga dikenal rawan longsor, terutama saat musim hujan.
“Lokasinya cukup jauh dari permukiman warga. Dari Desa Lolong membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai titik kejadian,” katanya.
Petugas gabungan kemudian mengevakuasi seluruh korban Mobil Feroza Terjun ke Jurang Pekalongan beserta kendaraan yang masuk ke jurang. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.


























