BERITA TERBARU
Memuat artikel Warta Brebes...
Memuat artikel Warta Brebes...

Server SPMB Brebes Lemot, Ribuan Calon Siswa Antre Berjam-jam untuk Verifikasi

BREBES, Warta Brebes– Hari pertama verifikasi data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Brebes diwarnai keluhan para calon siswa dan wali murid.

Server yang lambat membuat proses verifikasi berjalan tersendat sehingga antrean mengular di sejumlah sekolah.

Sejak Selasa (9/6/2026) pagi, ratusan lulusan SD bersama orang tua mereka memadati SMP tujuan untuk mengikuti tahapan verifikasi data. Sebagian bahkan datang sejak sebelum matahari terbit demi mendapatkan nomor antrean lebih awal.

Namun harapan menyelesaikan proses dengan cepat tidak terwujud. Lonjakan akses secara bersamaan membuat server SPMB mengalami perlambatan sehingga waktu verifikasi yang biasanya hanya membutuhkan beberapa menit berubah menjadi puluhan menit.

Di SMP Negeri 1 Brebes, ruang aula hingga koridor sekolah dipenuhi calon siswa dan wali murid yang menunggu giliran dipanggil petugas.

“Jam lima pagi sudah datang, ternyata antreannya sudah panjang. Sampai siang belum dipanggil karena katanya server sedang lemot,” kata Sulistiowati, salah satu wali murid.

Keluhan serupa disampaikan Darmawan. Ia khawatir lambatnya proses verifikasi akan menghambat tahapan SPMB karena jumlah pendaftar yang sangat besar.

“Kalau satu anak sampai 30 menit, bagaimana dengan ribuan pendaftar lainnya? Harus ada solusi supaya server lebih cepat,” ujarnya.

Verifikasi yang Biasanya 5 Menit Melonjak Jadi 30 Menit

Operator SPMB SMP Negeri 1 Brebes, Untung, membenarkan adanya gangguan kecepatan akses pada server.

Menurut dia, kondisi pagi hari masih relatif lancar. Namun memasuki siang, sistem mulai melambat akibat tingginya jumlah pengguna yang mengakses secara bersamaan. “Kalau normal verifikasi hanya dua sampai lima menit. Siang tadi bisa sampai 30 menit untuk satu calon siswa karena server melambat,” jelasnya.

Hingga pukul 12.30 WIB, SMP Negeri 1 Brebes menerima 784 pendaftar. Dari jumlah tersebut, petugas baru berhasil memverifikasi 139 calon siswa.

Sisanya harus menunggu proses verifikasi pada hari berikutnya.

Dinkominfo Brebes Akui Kapasitas Server Belum Ideal

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Brebes, Warsito Eko Putro, mengakui kapasitas server yang digunakan saat ini belum ideal untuk melayani puluhan ribu pendaftar secara bersamaan.

Menurutnya, server SPMB memiliki kapasitas bandwidth 300 Mbps, sementara sistem harus melayani sekitar 22 ribu calon peserta didik mulai jenjang TK, SD hingga SMP.

“Kalau melihat jumlah pengguna, kebutuhan idealnya sekitar 800 Mbps. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar pelaksanaan SPMB tetap berjalan lancar,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Brebes berharap proses verifikasi dapat kembali normal dalam beberapa hari ke depan sehingga seluruh calon siswa dapat menyelesaikan tahapan pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Bagikan: