TNI-Polri Bersatu Lindungi Pesisir Pantura

TEGAL, Warta Brebes — Aksi nyata perlindungan ekosistem pesisir pantai kembali digelorakan. Kali ini, penanaman mangrove serentak yang menjadi bagian dari program nasional TNI dilaksanakan di Pantai Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, pada Senin (25/05/2026). Kegiatan ini menunjukkan sinergitas kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat demi kelestarian lingkungan.

Program ini dirancang untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Selain itu, penanaman mangrove juga bertujuan untuk mencegah abrasi pantai yang kerap mengancam wilayah pesisir. Kehadiran berbagai elemen penting dalam acara ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Tegal Ishack Maulana Rohman. Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandarsyah turut hadir, menunjukkan dukungan penuh dari jajaran kepolisian. Dandim 0712/Tegal Letkol Inf. Rachmat Ferdiantono dan Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman juga hadir.

Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal turut serta dalam kegiatan ini. Perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Warureja juga hadir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup turut berkontribusi.

Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0712/Tegal bersemangat ikut serta. Masyarakat setempat juga antusias meramaikan kegiatan penting ini. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata kepedulian terhadap lingkungan pesisir.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan seremoni pembukaan yang khidmat. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penanaman mangrove secara bersama-sama. Lokasi penanaman difokuskan di kawasan pesisir Pantai Kedungkelor. Sebuah video conference penanaman mangrove serentak tingkat nasional juga menjadi bagian dari acara.

Perkuat Sinergitas Demi Lingkungan Lestari

Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandarsyah menyatakan keterlibatan Polres Tegal dalam kegiatan ini. “Keterlibatan Polres Tegal merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian lingkungan,” tegasnya. Hal ini sekaligus memperkuat sinergitas yang terjalin baik. Kolaborasi ini melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat luas.

Ia menambahkan, “Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir semakin meningkat.” Harapan ini disampaikannya dengan penuh optimisme. Peningkatan kesadaran masyarakat adalah kunci utama keberlanjutan program ini.

Penanaman mangrove memiliki banyak manfaat penting. Selain menjaga ekosistem pesisir, kegiatan ini juga memiliki fungsi vital lainnya. Diharapkan, upaya ini mampu mencegah terjadinya abrasi pantai. Dengan demikian, habitat pesisir dapat tetap lestari terjaga.

Kegiatan seperti ini memberikan contoh positif bagi generasi muda. Mereka diajak untuk turut aktif dalam pelestarian lingkungan. Pentingnya menjaga ekosistem mangrove harus dipahami oleh semua kalangan. Pohon mangrove memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan alam.

Fungsi mangrove sebagai penyerap karbon dioksida juga sangat signifikan. Hal ini berkontribusi pada upaya mitigasi perubahan iklim global. Akar mangrove yang kuat mampu menahan ombak dan arus laut. Ini menjadi benteng alami bagi daratan dari ancaman gelombang pasang.

Kerusakan hutan mangrove dapat berdampak buruk pada ekosistem laut. Banyak biota laut yang bergantung pada ekosistem mangrove sebagai tempat berlindung dan mencari makan. Kehilangan mangrove berarti kehilangan sumber daya alam hayati yang berharga.

Oleh karena itu, kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama. Upaya pelestarian ini membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak. Penanaman mangrove serentak ini adalah salah satu wujud nyata dari kerja sama tersebut.

Keberhasilan program ini akan berdampak positif jangka panjang. Wilayah pesisir akan lebih aman dari ancaman abrasi. Ekosistem laut akan tetap terjaga kelestariannya. Masyarakat pesisir pun akan merasakan manfaatnya secara langsung.

Program penanaman mangrove ini tidak hanya sekadar menanam pohon. Ini adalah investasi untuk masa depan bumi. Ini adalah bukti nyata kepedulian terhadap kelestarian alam. Sinergitas TNI-Polri dan elemen masyarakat lainnya adalah fondasi kuat untuk menjaga ekosistem pesisir Indonesia.

Keterlibatan berbagai instansi dan elemen masyarakat menunjukkan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Setiap individu memiliki peran penting dalam upaya pelestarian alam. Dari skala lokal hingga nasional, aksi nyata sangat dibutuhkan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Penanaman mangrove dapat terus digalakkan di seluruh wilayah pesisir Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi contoh dalam upaya pelestarian lingkungan global. Kelestarian alam adalah warisan berharga untuk generasi mendatang.

Bagikan: